ULM Tarik Mahasiswa KKN di Tanah Bumbu Usai Kecelakaan Maut

Menyusul kecelakaan maut, Universitas Lambung Mangkurat (ULM) memutuskan menarik 13 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Lingkungan Hidup (KKNLH) dari Desa Batulicin Irigasi, Tanah Bumbu (Tanbu).

Aug 3, 2026 - 21:44
Aug 4, 2026 - 00:44
ULM Tarik Mahasiswa KKN di Tanah Bumbu Usai Kecelakaan Maut
Kondisi mobil pikap pengangkut rombongan mahasiswa KKN dan mobil tangki yang mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Batulicin-Banjarbaru, Sabtu (01/08/2026). Foto: Istimewa

KABARKALSEL.COM, BANJARMASIN – Menyusul kecelakaan maut, Universitas Lambung Mangkurat (ULM) memutuskan menarik 13 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Lingkungan Hidup (KKNLH) dari Desa Batulicin Irigasi, Tanah Bumbu (Tanbu).

Keputusan tersebut diambil untuk memberi ruang pemulihan kepada mahasiswa yang selamat setelah mengalami peristiwa traumatis.

"Kebijakan penarikan diambil dengan pertimbangan memberikan rasa aman kepada mahasiswa yang terdampak untuk pulih dari trauma," papar Juru Bicara ULM, Novaria Maulina, Senin (03/08/2026).

Selanjutnya Mobilitas Kegiatan Belajar Terpadu (MKBT) ULM akan terus mendampingi para mahasiswa melalui layanan kesehatan mental dan trauma healing.

Sementara kelompok mahasiswa KKNLH ULM yang bertugas di lokasi lain, tetap melanjutkan program pengabdian masyarakat sesuai jadwal atau hingga 10 Agustus 2026.

Untuk meningkatkan keselamatan, ULM juga menerbitkan instruksi bersama mengenai standar keselamatan dan pembatasan mobilitas mahasiswa selama menjalankan program KKNLH.

"Kami mengajak seluruh sivitas akademika untuk mendoakan para korban, serta memberikan dukungan moral kepada keluarga korban dan pemulihan psikologis mahasiswa terdampak," beber Novaria.

"Kami juga masih berkoordinasi dengan Pemkab dan Polres Tanbu guna mendukung proses penyelidikan penyebab kecelakaan," sambungnya

Tercatat 2 mahasiswa ULM meninggal dalam kecelakaan maut di Jalan Batulicin-Banjarbaru, Sabtu (01/08/2026). Mereka adalah Abdi Cahaya Girsang dan Muhammad Ramadhani.

Abdi tercatat sebagai mahasiswa Fakultas Kehutanan, sedangkan Ramadhani berasal dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

Kemudian seorang lagi mahasiswa ULM yang selamat, tetapi masih menjalani perawatan di RSUD Ulin Banjarmasin. Korban bernama Muhammad Fahrizal Hasbi yang berkuliah di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

Sebelum kecelakaan maut itu, sebanyak 16 mahasiswa KKNLH ULM lintas universitas yang bertugas di Desa Batulicin Irigasi bersama aparat desa setempat menghadiri acara syukuran sunatan di Desa Bulurejo.

Rombongan berangkat menggunakan 5 unit mobil. Setelah acara selesai, mereka berencana singgah ke objek wisata Sungai Alut di Kecamatan Mantewe.

Namun dalam perjalanan menuju lokasi wisata, mobil yang ditumpangi Abdi Cahaya Girsang, Muhammad Ramadhani dan Fahrizal Hasbi bertabrakan dengan sebuah mobil tangki minyak.

Kecelakaan tersebut juga merenggut nyawa 3 mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Kalimantan Selatan, seorang anggota Karang Taruna Angkatan Muda Irigasi (AMI) Desa Batulicin Irigasi dan sopir mobil tangki.