Berbulan-bulan Melawan Karhutla, Relawan di Banjar Dapat Pemeriksaan Kesehatan dan Vitamin

Menjaga kondisi relawan yang lebih dari tiga bulan berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Dinas Kesehatan Banjar turun memberikan pemeriksaan kesehatan, multivitamin, hingga dukungan medis.

Oct 18, 2026 - 19:56
Oct 21, 2026 - 03:58
Berbulan-bulan Melawan Karhutla, Relawan di Banjar Dapat Pemeriksaan Kesehatan dan Vitamin
Dinas Kesehatan Banjar memberikan pemeriksaan kesehatan, multivitamin, hingga dukungan medis kepada relawan yang berbulan-bulan memadamkan karhutla. Foto: DKISP Banjar

KABARKALSEL.COM, MARTAPURA – Menjaga kondisi relawan yang lebih dari tiga bulan berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Dinas Kesehatan Banjar turun memberikan pemeriksaan kesehatan, multivitamin, hingga dukungan medis.

Layanan kesehatan tersebut digelar di Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Banjar dan Mako UPT Damkar Gambut.

Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan para personel yang telah berbulan-bulan menjalankan operasi pemadaman. 

Langkah tersebut sekaligus menjadi upaya mendeteksi lebih dini gangguan kesehatan yang berpotensi memengaruhi keselamatan relawan ketika bertugas.

“Relawan sudah lebih dari tiga bulan terlibat dalam operasi penanganan karhutla. Dalam kondisi seperti sekarang, stamina dan kesehatan anggota harus benar-benar dijaga,” papar Kepala Dinkes Banjar, Noripansyah, Minggu (18/10/2026).

Adapun pemeriksaan mencakup pengecekan tekanan darah, kondisi pernapasan, dan konsultasi medis. Relawan juga mendapatkan multivitamin melalui suntikan maupun oral. 

Dukungan medis lain, termasuk penyediaan oksigen portabel, turut disiapkan untuk membantu memenuhi kebutuhan personel selama operasi berlangsung.

"Pemeriksaan berkala diperlukan agar personel yang membutuhkan penanganan medis atau waktu pemulihan dapat segera diketahui sebelum kembali menjalankan tugas," beber Noripansyah.
 
"Dengan begitu, upaya pemadaman karhutla diharapkan tetap berjalan optimal tanpa mengabaikan kesehatan dan keselamatan para relawan," tambahnya.

Sementara salah seorang relawan karhutla, Hasan, menjelaskan sejumlah personel telah terlibat dalam penanganan kebakaran selama lebih dari 90 hari.

“Kami berterima kasih kepada pemerintah daerah atas perhatian dan kepedulian kepada relawan. Pemberian vitamin dan dukungan kesehatan lain sangat membantu agar tetap fit dalam menjalankan tugas,” tutur Hasan.