Data Seluler Ungkap 4,9 Juta Jemaah Hadiri Haul ke-21 Abah Guru Sekumpul

Momen 5 Rajab atau haul ke-21 KH Muhammad Zaini Abdul Ghani (Abah Guru Sekumpul) kembali mencatat sejarah besar.

Dec 28, 2025 - 21:52
Dec 28, 2025 - 21:59
Data Seluler Ungkap 4,9 Juta Jemaah Hadiri Haul ke-21 Abah Guru Sekumpul
Berdasarkan data penggunaan perangkat seluler dari sejumlah operator telekomunikasi, jumlah jemaah haul ke-21 Abah Guru Sekumpul mencapai sekitar 4,9 juta orang. Foto: Kabar Kalsel

KABARKALSEL.COM, MARTAPURA – Momen 5 Rajab 1447 Hijriah atau haul ke-21 KH Muhammad Zaini Abdul Ghani (Abah Guru Sekumpul) kembali mencatat sejarah besar. 

Sepanjang puncak penyelenggaraan, Minggu (28/12/2025),  Banjarbaru dan Martapura dipadati hampir 5 juta jemaah yang datang dari berbagai daerah untuk mengikuti rangkaian haul ulama karismatik tersebut.

Berdasarkan data penggunaan perangkat seluler dari sejumlah operator telekomunikasi, jumlah jemaah yang hadir mencapai sekitar 4,9 juta orang. 

Angka tersebut dihimpun dari pergerakan pengguna layanan Telkomsel, Indosat, dan XL selama pelaksanaan haul.

“Berdasarkan penghitungan data penggunaan device seluler, kami mencatat sekitar 4,9 juta jemaah. Jumlah ini meningkat dibanding haul ke-20,” jelas Kapolres Banjar AKBP Fadli.

Meski jumlah jemaah meningkat signifikan, otoritas setempat memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif. 

"Alhamdulilah semua berjalan lancar dan tertib di bawah komando Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan," jelas Fadli.

Seiring berakhirnya acara puncak haul, petugas dan relawan memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) untuk mengurai kepadatan arus kepulangan jemaah. Rekayasa ini diterapkan ke seluruh arah, baik menuju Banjarmasin, Banua Anam, maupun Tanah Laut.

Untuk arah Banjarmasin, sistem one way diberlakukan hingga Jalan Ahmad Yani Kilometer 17. Sementara menuju Banua Anam, pengaturan lalu lintas berlangsung hingga Bypass Bungur di Tapin.

Hingga sekitar pukul 22.00 Wita, arus kepulangan jemaah masih berlangsung. Kondisi lalu lintas terpantau padat merayap, dengan pejalan kaki dan pengendara sepeda motor bergerak berdampingan di sejumlah ruas jalan utama.

Sementara aparat keamanan dan petugas gabungan terus disiagakan untuk memastikan kelancaran arus balik, serta keselamatan para jemaah yang kembali ke daerah masing-masing.