Dilepas Gubernur Muhidin, BI dan TNI AL Antar Rupiah ke Wilayah 3T di Kalsel

Demi memastikan rupiah layak edar, Bank Indonesia (BI) dan TNI Angkatan Laut (AL) berlayar sejauh 503 Nautical Miles menuju lima pulau terluar di Kalimantan Selatan.

Aug 6, 2025 - 22:02
Aug 6, 2025 - 22:04
Dilepas Gubernur Muhidin, BI dan TNI AL Antar Rupiah ke Wilayah 3T di Kalsel
Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin, melepas Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2025 yang menyasar lima pulau di wilayah Terdepan, Terluar, dan Terpencil (3T). Foto: Biro Adpim Kalsel

KABARKALSEL.COM, BANJARMASIN - Demi memastikan rupiah layak edar, Bank Indonesia (BI) dan TNI Angkatan Laut (AL) berlayar sejauh 503 Nautical Miles menuju lima pulau terluar di Kalimantan Selatan. 

Dikemas dalam Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2025, program ini menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam memastikan akses layanan keuangan yang inklusif hingga ke wilayah Terdepan, Terluar, dan Terpencil (3T).

Adapun pelepasan ERB dilakukan di Pelabuhan Penumpang Trisakti Banjarmasin, Rabu (06/08/2025) oleh Gubernur H Muhidin didampingi Danlanal Banjarmasin Kolonel Laut (P) Ahmad Ahsan, Forkopimda, dan unsur pimpinan BI.

“ERB bukan sekadar mendistribusikan uang, melainkan wujud keadilan ekonomi dan penguatan kedaulatan nasional hingga ke pelosok negeri,” tegas Muhidin.

Kepala Perwakilan BI Kalsel, Fadjar Majardi, memaparkan bahwa ERB 2025 membawa misi peredaran rupiah layak edar, edukasi cinta dan paham rupiah, serta digitalisasi pembayaran lewat QRIS.

"Uang sebanyak Rp6 miliar dalam bentuk tunai dibawa untuk melayani penukaran uang di Pulau Matasiri, Marabatuan, Kerayaan, Kerasian, dan Laut Timur," jelas Fadjar.

Adapun TNI AL mengerahkan KRI Hiu-634 untuk mendukung penuh misi yang berlangsung hingga 12 Agustus 2025 tersebut.

Dengan jarak tempuh 503 Nautical Miles, ERB memberikan pelayanan kas keliling, serta edukasi dan literasi keuangan untuk pelajar, masyarakat pesisir, dan pelaku UMKM.

“Rupiah adalah simbol kedaulatan. Kolaborasi ini adalah sinergi bela negara yang menguatkan posisi rupiah di seluruh wilayah NKRI,” sahut Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut Laksda TNI Yayan Sofiyan.