Dukungan Tetap Solid, Syarif Faisal Mantap Bertarung di Musda DPD Golkar Batola
Dukungan terhadap Syarif Faisal untuk memimpin DPD Partai Golkar Barito Kuala (Batola), semakin menguat jelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI.
KABARKALSEL.COM, MARABAHAN - Dukungan terhadap Syarif Faisal untuk memimpin DPD Partai Golkar Barito Kuala (Batola), semakin menguat jelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI.
Sekalipun santer perihal sosok lain yang akan mencalonkan diri, mayoritas pemilik suara sah tetap solid mendukung Syarif Faisal sebagai ketua.
Tidak sekadar isapan jempol, bentuk dukungan diperlihatkan melalui konsolidasi dan pemantapan yang dilaksanakan di Sekretariat DPD Partai Golkar Batola di Marabahan, Sabtu (11/10/2025).
Sebanyak 12 dari 17 Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar di Batola, memastikan memberikan dukungan dalam Musda XI yang direncanakan digelar beberapa bulan kedepan.
12 PK tersebut adalah Tabunganen, Mekarsari, Anjir Pasar, Anjir Muara, Mandastana, Wanaraya, Cerbon, Rantau Badauh, Tabukan, Kuripan, Tamban, dan Barambai.
Berita Terkait: Syarif Faisal Dari Lapangan Hijau Menuju Parlemen, Konsisten Mengabdi untuk Batola
Juga memberi dukungan Dewan Pertimbangan DPD Partai Golkar Batola yang diwakili H Mahali, serta Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) 1957 dan Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) mewakili Hasta Karya Golkar, ditambah Angkatan Muda Pembaruan Indonesia (AMPI) dari organisasi sayap.
"Saya mengaturkan terima kasih atas dukungan yang diberikan. Tentunya ini menambah motivasi saya untuk memantapkan langkah maju dalam pencalonan ketua," ungkap Syarif.
"Selain 12 PK, dukungan Dewan Pertimbangan, Hasta Karya dan organisasi sayap menambah jumlah suara menjadi 15 dari 20 suara yang akan menentukan ketua," imbuh anggota DPRD Batola ini.
Menjelang pelaksanaan Musda XI Partai Golkar Batola, Syarif Faisal menggelar konsolidasi bersama para pendukung pemilik suara sah, Sabtu (11/10/2025). Foto: Kabar Kalsel
Kendati telah didukung mayoritas pemilik suara, Syarif tetap terbuka untuk bersaing dalam pemilihan, seandainya terdapat sosok lain yang dicalonkan.
"Justru persaingan sehat membuat pelaksanaan musyawarah lebih menarik dan demokratis. Namun yang terpenting calon tersebut telah memenuhi syarat dan ketentuan sesuai AD/ART," beber Syarif.
"Sebaliknya kehadiran calon yang tidak memenuhi syarat dan ketentuan, atau melakukan berbagai cara agar dapat dicalonkan, hanya akan mencederai pelaksanaan musyawarah. Dengan kata lain telah terjadi pelanggaran AD/ART," tegasnya.
Selain melakukan konsolidasi, para kader partai berlambang pohon beringin tersebut juga menziarahi makam H Abdussamad Sulaiman HB.
Berita Terkait: Didukung Mayoritas Suara, Syarif Faisal Siap Pimpin DPD Golkar Batola
Diketahui semasa hidup, Sulaiman merupakan tokoh besar Partai Golkar kelahiran Batola. Sosok yang wafat 14 Juni 2015 ini juga dikenal sebagai salah seorang figur berpengaruh di Kalimantan Selatan, sekaligus ayah Wakil Gubernur H Hasnuryadi Sulaiman.
Dalam kesempatan yang sama, mereka bertamu ke kediaman Al Alimul Fadhil KH Asqalani atau Guru Iwat. Momen ini juga digunakan Syarif untuk meminta doa restu,
"Alhamdulillah saya berkesempatan meminta doa restu kepada beliau. Intinya beliau menyambut baik dan menyampaikan pesan kepada saya untuk lanjut dalam pencalonan," tutup Syarif.
Sejumlah kader DPD Partai Golkar Batola sowan ke kediaman Al Alimul Fadhil KH Asqalani atau Guru Iwat menjelang pelaksanaan Musda XI. Foto: Kabar Kalsel