Syarif Faisal Dari Lapangan Hijau Menuju Parlemen, Konsisten Mengabdi untuk Batola
Tak banyak politisi berlatar belakang dunia olahraga, terkhusus sepak bola. Sedikit di antaranya Syarif Faisal yang sekarang duduk di DPRD Barito Kuala (Batola).
KABARKALSEL.COM, MARABAHAN - Tak banyak politisi berlatar belakang dunia olahraga, terkhusus sepak bola. Sedikit di antaranya Syarif Faisal yang sekarang duduk di DPRD Barito Kuala (Batola).
Sejak berusia 10 tahun, Syarif lebih dikenal sebagai salah seorang pesepakbola di Bumi Selidah. Terlebih pria kelahiran 9 Mei 1978 ini langsung dipercaya mewakili Batola dalam kompetisi antarpelajar.
Langkah awal itu berlanjut dengan dipanggil bermain di Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kalimantan Selatan dalam usia 15 tahun.
Baca Juga:
Tak Sesuai Pleno, DPP Golkar Diminta Tinjau Ulang Penunjukan Ketua DPRD Batola
Sambil Menunggu Ketua DPRD Batola Definitif, Inilah Harapan Akademisi ULM
Kemudian mengikuti Piala Suratin U-17 bersama Persehan Marabahan, lalu membela Batola dalam di Pekan Olahraga Daerah (Porda) --sekarang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov)-- ketika berusia 18 tahun.
Setelah melanjutkan pendidikan di Teknik Sipil Universitas Langbung Mangkurat (ULM), Syarif masih belum lepas dari sepak bola. Alumnus SMA Negeri 1 Marabahan ini juga dipanggil untuk bermain di Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) 2000.
Kecintaan mendalam terhadap sepak bola, diwarisi Syarif dari sang ayah yang juga seorang penggemar olahraga. Makanya meski masih aktif bermain, putra pasangan H Suardi dan Hj Radiah ini juga terlibat dalam kepengurusan PSSI Batola.
Syarif Faisal memperkuat Persehan Marabahan dalam pertandingan uji coba melawan Barito Putera di Lapangan 5 Desember Marabahan. Foto: Dokumen Pribadi
Bahkan sejak 2010, Syarif mencetak sejarah dengan menjadi ketua Askab PSSI termuda, sekaligus satu-satunya pemain aktif yang dipercaya menjadi ketua sampai sekarang.
Selain berkiprah dalam organisasi olahraga, Syarif pun aktif di bidang lain. Ini dibuktikan dengan kepercayaan menjadi Ketua Himpungan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Batola masa bakti 2014-2017.
Dengan latar belakang ilmu teknik, Syarif juga sempat menduduki jabatan bendahara Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Batola masa bakti 2002-2007.
Baca Juga:
Sudah Ditentukan, Berikut Jadwal Pelantikan Anggota DPRD Batola Periode 2024-2029
Selepas Salat Jumat, Anggota DPRD Batola Periode 2024-2029 Resmi Dilantik
Seiring pengalaman berorganisasi dan berrelasi dengan banyak pihak, Syarif lantas menapaki karier politik bersama Partai Golkar Batola sejak 2007.
Dalam kesempatan pertama, Syarif langsung dipercaya menjabat Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) yang merupakan organisasi sayap kepemudaan resmi Partai Golkar.
Tidak tanggung-tanggung, Syarif menjabat selana dua periode atau tepatnya sejak 2007 hingga 2017. Akhirnya dua tahun berselang, suami Henny Sudiyarti ini mencatat sejarah baru dengan menjadi anggota DPRD Batola termuda hasil Pemilu 2009.
Syarif Faisal bersama H Hasnuryadi Sulaiman yang merupakan Ketua DPD Partai Golkar periode 2025–2030, sekaligus Wakil Gubernur Kalimantan Selatan. Foto: Dokumen Pribadi
Pencapaian itu membuat tanggung jawab Syarif bertambah, karena ditunjuk menjadi Wakil Ketua Pemenangan Pemilu 2012–2017, dan Wakil Ketua Pemenangan Pemilu Wilayah Batola Partai Golkar
Kalsel 2020.
Pun kepercayaan masyarakat kepada Syarif, tak berhenti dalam satu perode jabatan di DPRD Batola. Buktinya Syarif kembali terpilih untuk tiga periode berikutnya atau 2014–2019, 2019–2024, dan 2024–2029.
Selain menjadi satu-satunya kader Partai Golkar di Batola yang berhasil menjabat empat periode berturut-turut, Syarif juga meraih 5.203 suara di Pemilu 2024 atau perolehan terbanyak di antara 35 anggota DPRD Batola lainnya.
Segala atribut itu membuat Syarif terus diperhitungkan di internal partai. Salah satunya pernah dua kali dicalonkan oleh para ketua Pimpinan Kecamatan (PK) untuk maju sebagai Ketua DPD Partai Golkar Batola periode 2010–2015 dan 2016–2020.
Baca Juga:
Respons Pembentukan PT Desa, DPRD Batola Panggil Instansi Terkait
Panggil Tiga Perusahaan Daerah, DPRD Batola Soroti Potensi Konflik Kepentingan
Ayah Hawa Hefania Andhara dan Muhammad Altamis Rafisqy ini juga dua kali menjadi kandidat kuat Ketua DPRD Batola masing-masing masa bakti 2019–2024 dan 2024–2029.
Terlepas dari dinamika politik dan kebijakan internal partai politik, perjalanan Syarif menjadi bukti bahwa dedikasi, konsistensi, dan semangat bisa mengantarkan seseorang menapaki berbagai medan pengabdian.
Selain membina dan menjadi inspirasi generasi muda melalui lapangan olahraga, juga menyuarakan aspirasi masyarakat di panggung politik.