Genjot Motivasi Siswa, Wasaka Indonesia Banjarmasin Gandeng Pelatih Timnas U-17
Tidak hanya ditangani pelatih reguler berpengalaman dan berkompeten, Sekolah Sepak Bola (SSB) Wasaka Indonesia juga akan mendatangkan pelatih kaliber nasional.
KABARKALSEL.COM, BANJARMASIN - Tidak hanya ditangani pelatih reguler berpengalaman dan berkompeten, Sekolah Sepak Bola (SSB) Wasaka Indonesia juga akan mendatangkan pelatih kaliber nasional.
SSB yang bermarkas di Kelurahan Banua Anyar, Banjarmasin Timur, Banjarmasin, itu mendatangkan Kurniawan Dwi Yulianto dalam agenda khusus di Bie Bie Minisoccer mulai pukul 15.00 Wita, Minggu (31/05/2026) mendatang.
Kurniawan yang merupakan pelatih Timnas Indonesia U-17, sekaligus legenda hidup sepak bola nasional, didatangkan untuk berbagi pengalaman dan ilmu kepada para pemain muda Wasaka Indonesia.
Pria yang dijuluki Si Kurus semasa aktif bermain itu tidak datang sendiri. Kurniawan bakal berkolaborasi dengan para pelatih Wasaka Indonesia bersama Supriyono Prima yang juga mantan pemain Timnas Indonesia.
"Kehadiran mereka menjadi bagian dari upaya Wasaka Indonesia untuk meningkatkan kualitas pembinaan pemain usia dini," papar Direktur Teknik Wasaka Indonesia, Ilham Romadhona, Kamis (28/05/2026).
“Tentu banyak pengalaman dan ilmu yang bisa dibagikan dua legenda sepak bola nasional tersebut kepada anak-anak Wasaka Indonesia,” imbuhnya.
Selain fokus latihan di lapangan, Wasaka Indonesia juga melibatkan para orang tua dalam proses pembinaan anak melalui sharing session bertema Peran Orang Tua Dalam Pembinaan dan Perkembangan Anak di Era Sepak Bola Modern.
Kegiatan yang juga bisa dihadiri masyarakat umum tersebut dijadwalkan berlangsung pukul 19.00 Wita di Ballroom Hotel Aria Barito.
"Bagaimanapun sepak bola modern bukan hanya soal kemampuan teknik. Juga dibutuhkan keluarga, mental, karakter, dan lingkungan yang mendukung perkembangan anak," beber Ilham.
Ilham sendiri memiliki kedekatan dengan Kurniawan maupun Supriyono. Mereka pernah mengikuti program pembinaan Timnas Indonesia Primavera di Italia bersama pemain lain seperti Anang Maruf, Bima Sakti, Ismayana Arsyad, Yeyen Tumena, dan Indriyanto Nugroho.
Kurniawan ditunjuk PSSI sejak awal 2026 menjadi pelatih Timnas Indonesia U-17. Sedangkan Supriyono juga aktif dalam pembinaan sepak bola usia dini, selain menjadi komentator pertandingan Super League.
Sementara Wasaka Indonesia yang berdiri awal Oktober 2025, menyediakan tiga kelas pembinaan. Mulai dari Waja Kecil usia 6 sampai 8 tahun, Waja Tumbuh usia 9 hinggga 10 tahun, dan Waja Sakti usia 11 sampai 12 tahun.
Latihan digelar setiap Rabu, Sabtu dan Minggu mulai pukul 07.00 hingga pukul 18.00 Wita di Bie Bie Minisoccer dan Lapangan Kayu Tangi.





