Karhutla Banjar Makin Meluas, Relawan Dapat Suntikan BBM Rp50 Juta
Pemkab Banjar memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) lewat bantuan uang Bahan Bakar Minyak (BBM) sebesar Rp50 juta untuk operasional relawan barisan pemadam kebakaran.
KABARKALSEL.COM, MARTAPURA - Pemkab Banjar memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) lewat bantuan uang Bahan Bakar Minyak (BBM) sebesar Rp50 juta untuk operasional relawan barisan pemadam kebakaran.
Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Bupati H Saidi Mansyur usai Apel Hari Kesadaran Nasional di Halaman Kantor Bupati Banjar, Senin (14/9/2026). Selain bantuan BBM, juga disalurkan 350 unit jaket pelindung.
Diketahui kejadian karhutla di Banjar telah mencapai 305 peristiwa. Sedangkan lahan terbakar sudah seluas 2.086 yang tersebar di 70 desa dari 13 kecamatan.
Sebagian besar kejadian berada di Cintapuri Darussalam, Martapura Barat, Martapura Timur, Sungai Tabuk, Gambut dan Beruntung Baru.
Kebetulan kecamatan-kecamatan tersebut memiliki lahan gambut yang luas, sehingga memungkinkan api menyebar di permukaan. Api juga bertahan di bawah gambut, sehingga membutuhkan waktu dan sumber daya lebih besar untuk pemadaman.
Selain menghadapi karakter lahan, upaya pemadaman juga diperberat akses menuju sejumlah lokasi dan jarak sumber air yang cukup jauh.
“Makanya selain bantuan, saya juga turun langsung memadamkan api bersama BPBD, Damkar dan SKPD terkait, TNI/Polri, serta para relawan," ungkap Saidi.
"Itu merupakan bentuk kehadiran dan komitmen bahwa pemerintah daerah tidak tinggal diam dalam menghadapi bencana,” tegasnya.
Terkait bantuan operasional, sepenuhnya dikelola Bumi Selamat Rescue (Buser) 690 untuk mendukung mobilitas armada relawan yang harus bergerak cepat menuju lokasi.
"Kami berterima kasih kepada Bupati Banjar. Semoga bantuan bisa dimanfaatkan teman-teman dengan sebaik-baiknya,” ungkap Ketua Buser 690, Hasan Hamdan, dikutip dari Antara.
"Bantuan tersebut merupakan dukungan penting untuk relawan yang mengandalkan armada dan peralatan sendiri," sambungnya.
Sementara Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Banjar, Agus Siswanto, menegaskan keberadaan relawan menjadi bagian penting dalam mempercepat pelayanan kepada masyarakat.
“Kami mengapresiasi seluruh relawan yang telah membantu, khususnya dalam penanganan karhutla. Tentunya peran dan kecepatan relawan di lapangan sangat membantu,” papar Agus.
"Selain memperkuat koordinasi, Pemkab Banjar juga menyediakan pemeriksaan kesehatan untuk relawan sebagai upaya memastikan kesiapan kondisi personel," tandasnya.

