Karhutla di Marabahan Batola Bakar 3 Rumah, Kerugian Rp140 Juta
Kerugian materiel akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Marabahan, Barito Kuala (Batola) semakin besar, karena melalap 3 rumah di Kelurahan Marabahan Kota, Selasa (15/09/2026).
KABARKALSEL.COM, MARABAHAN - Kerugian materiel akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Marabahan, Barito Kuala (Batola) semakin besar, karena melalap 3 rumah di Kelurahan Marabahan Kota, Selasa (15/09/2026).
Ketiga rumah tersebut ikut terbakar seiring karhutla di Jalan Jenderal Sudirman, Gang Budi Berkat 6, sekitar pukul 13.30 Wita.
Api yang semula melahap sekian hektare hutan galam dan pepohonan lain, berubah semakin besar akibat tiupan angin, lalu merembet ke pemukiman.
"Seluruh bangunan terdampak terdiri dari 2 rumah dinas guru SMK Negeri 1 Marabahan milik Dinas Pendidikan, dan sebuah rumah pribadi," papar Kapolres Batola AKBP Susilawati, melalui Kasi Humas Iptu Mego Budi Santoso.
Salah satu rumah dinas diketahui ditempati RL yang merupakan guru SMKN 1 Marabahan. Rumah berukuran sekitar 6x8 meter ini mengalami kerusakan sekitar 50 persen. Demikian pula rumah dinas lain yang tidak ditempati.
Adapun rumah pribadi milik Said AD yang berukuran 7x8 meter dan sudah lama tidak ditempati, mengalami kerusakan hingga 100 persen.
Sebenarnya ketika api mulai mendekati permukiman, korban bersama warga dan sejumlah personel gabungan berupaya melakukan pemadaman. Mereka juga berusaha menyelamatkan barang-barang berharga dari dalam rumah.
Namun angin membuat kobaran api semakin sulit dikendalikan. Sekitar 45 menit setelah membakar bangunan, api berhasil dipadamkan.
"Dalam peristiwa tersebut, tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Total kerugian material sementara ditaksir mencapai sekitar Rp140 juta," jelas Budi.
Selain di Marabahan, karhutla juga dilaporkan membakar 2 rumah yang tidak ditempati di Desa Sungai Pantai, Kecamatan Rantau Badauh, dalam waktu bersamaam.
Sementara sehari sebelumnya, Senin (14/09/2026), sebanyak 3 rumah di Kelurahan Handil Bakti, Kecamatan Alalak, juga terdampak karhutla.

