Komisi III DPR RI Soroti Kasus Korupsi PDAM hingga Integritas Kejari Batola

Anggota Komisi III DPR RI, Habib Aboe Bakar Al-Habsyi, menegaskan integritas aparat penegak hukum dalam kunjungan kerja masa reses ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Barito Kuala (Batola), Jumat (31/07/2026) pagi.

Jul 31, 2026 - 23:15
Aug 1, 2026 - 15:16
Komisi III DPR RI Soroti Kasus Korupsi PDAM hingga Integritas Kejari Batola
Anggota Komisi III DPR RI, Habib Aboe Bakar Al-Habsyi, melakukan kunjungan kerja masa reses ke Kejari Barito Kuala, Jumat (31/07/2026) pagi. Foto: Kejari Batola

KABARKALSEL.COM, MARABAHAN – Anggota Komisi III DPR RI, Habib Aboe Bakar Al-Habsyi, menegaskan integritas aparat penegak hukum dalam kunjungan kerja masa reses ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Barito Kuala (Batola), Jumat (31/07/2026) pagi. 

Kedatangan Habib Aboe disambut langsung Kepala Kejari Batola Andrianto Budi Santoso, beserta jajaran pejabat utama dan seluruh pegawai.

Turut hadir dalam kunjungan staf ahli DPR RI Mohammad Rozaq Asyhari, Deviyanti Dwiningsih, dan Baiq Lily Handayani, nggota DPRD Kalimantan Selatan H Taufik Rahman, Ketua Komisi II DPRD Batola Agung Purnomo, serta Ketua DPD PKS Batola Revdha Kurniawan.

Dalam kesempatan awal, Andrianto memaparkan profil wilayah hukum, capaian kinerja di berbagai bidang, hingga keberhasilan meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dari Kementerian PAN-RB.

"Berbagai pencapaian tersebut merupakan hasil sinergi seluruh jajaran bersama aparat penegak hukum, pemerintah daerah, masyarakat, dan media," papar Andrianto.

"Kami berharap kunjungan Komisi III DPR RI dapat memperkuat sinergi, sekaligus memberikan masukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan, kapasitas kelembagaan, serta dukungan terhadap penguatan sarana dan prasarana penegakan hukum di Batola," imbuhnya.

Kemudian dalam arahan, Habib Aboe menekankan bahwa penegakan hukum harus tegas dilakukan tegas kepada pelaku kejahatan tanpa mengabaikan sisi kemanusiaan, "Hukum harus tajam ke atas dan humanis ke bawah," tegasnya.

Lantas secara khusus, Habib Aboe juga memberikan apresiasi kepada Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) dan Intelijen Kejari Batola atas penanganan perkara dugaan korupsi PDAM Barito Kuala.

"Proses hukum tersebut harus terus dikawal hingga berkekuatan hukum tetap, termasuk mengejar pengembalian kerugian negara melalui pemulihan aset agar manfaat penegakan hukum dapat dirasakan masyarakat," pesan Habib Aboe.

"Di sisi lain, pendampingan hukum kepada Pemkab Batola perlu terus diperkuat sebagai langkah pencegahan penyimpangan dalam pengelolaan anggaran negara maupun daerah," tambahnya.

Dalam kesempatan akhir, Habib Aboe mengingatkan seluruh jaksa dan pegawai Kejari Batola agar menjaga integritas dengan menjauhi penyalahgunaan narkotika, praktik korupsi, maupun judi online.

"Jangan pernah bermain-main dengan perkara. Satu tindakan yang tidak terpuji bisa merusak seluruh prestasi yang telah dibangun," tutup Habib Aboe.

Sebelum kunjungan kerja masa reses ke Kejari Batola, Habib Aboe juga menyambangi Polda dan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan, serta Polres Barito Kuala.