Peluncuran Koperasi Merah Putih, Kalsel Raih Peringkat Ketiga Terbaik Nasional

Pemprov Kalimantan Selatan menempati peringkat ketiga terbaik nasional dalam peresmian dan peluncuran kelembagaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih serentak, Senin (21/07/2025).

Jul 21, 2025 - 19:39
Jul 21, 2025 - 22:40
Peluncuran Koperasi Merah Putih, Kalsel Raih Peringkat Ketiga Terbaik Nasional
Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin, memotong rangkaian melati untuk menandai peresmian Koperasi Merah Putih Indrasari. Foto: MC Kalsel

KABARKALSEL.COM, MARTAPURA - Pemprov Kalimantan Selatan menempati peringkat ketiga terbaik nasional dalam peresmian dan peluncuran kelembagaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih serentak, Senin (21/07/2025). 

Peluncuran serentak 80.081 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia dilakukan Presiden Prabowo Subianto.

Adapun kegiatan pusat berada diselenggarakan di Desa Bentangan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Selanjutnya provinsi dan kabupaten/kota lain mengikuti secara daring.

Sementara di Kalsel, peluncuran dipusatkan di Desa Indrasari, Banjar, sekaligus peresmian Koperasi Merah Putih Indrasari.

Berhadir Gubernur H Muhidin, Wakil Gubernur H Hasnuryadi Sulaiman, Forkopimda Kalsel, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Kepala Dinas Perdagangan, Kepala Dinas Koperasi UMKM, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, dan Bupati Banjar.

Dalam kesempatan tersebut, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal menyatakan Kalsel menempati peringkat terbaik ketiga nasional dan nomor satu regional dalam pembentukan kelembagaan Koperasi Merah Putih.

Kalsel juga menduduki nomor enam nasional dan nomor satu regional untuk kategori Koperasi Merah Putih yang sudah berbadan hukum.

"Posisi terbaik dalam hal pembentukan Koperasi Merah Putih ini tidak terlepas dari kerja sama pemerintah kabupaten/kota," ungkap Muhidin.

"Tentunya Pemprov Kalsel mendukung penuh keberadaan Koperasi Merah Putih. Saya berharap setiap desa/kelurahan dapat memanfaatkan anggaran yang dikucurkan setiap tahun," imbuhnya.

Kalsel sendiri menyumbang 2.013 koperasi yang tersebar di 1.871 desa dan 144 kelurahan dari total 80.000 koperasi desa secar nasional.

Sementara Koperasi Merah Putih Indrasari menjadi jalur distribusi resmi dan langsung untuk beberapa kebutuhan pokok petani seperti pupuk subsidi dan nonsubsidi.

Juga benih padi dan hortikultura berkualitas, baik varietas lokal seperti siam dan musim, maupun varietas unggul nasional dan beras lokal unggulan dengan harga di bawah pasar umum.

"Agar tepat sasaran, petani yang ingin mendapatkan layanan koperasi tersebut harus terdaftar dalam sistem e-RDKK (Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok)," papar Syamsir Rahman, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel.

"Tentunya harus memiliki lahan pertanian aktif yang diverifikasi, dan mendapat rekomendasi dari Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL)," imbuhnya.

Koperasi Merah Putih Indrasari juga menjadi distributor bahan pokok penting dengan harga stabil dan terjangkau untuk seluruh anggota.

Didukung Dinas Perdagangan Kalsel, barang pokok penting yang didistribusikan antara lain telur ayam, gula pasir minyak goreng, beras premium dan SPHP, serta LPG 3 kilogram.

"Khusus anggota koperasi, LPG 3 kilogram dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp18.500," jelas Ahmad Bagiawan, Kepala Dinas Perdagangan Kalsel.