Pilkades Serentak di Ambang Pelaksanaan, Polres Batola Menyiagakan Ratusan Personel

Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026, Polres Barito Kuala (Batola) menggelar apel pergeseran pasukan sebagai bentuk kesiapan pengamanan, Jumat (05/06/2026) pagi.

Jun 5, 2026 - 16:18
Jun 6, 2026 - 00:21
Pilkades Serentak di Ambang Pelaksanaan, Polres Batola Menyiagakan Ratusan Personel
Kapolres Barito Kuala, AKBP Anib Bastian, memimpin apel pergeseran pasukan sebagai bentuk kesiapan pengamanan Pilkades Serentak 2026, Jumat (05/06/2026) pagi. Foto: Humas Polres Batola

KABARKALSEL.COM, MARABAHAN – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026, Polres Barito Kuala (Batola) menggelar apel pergeseran pasukan sebagai bentuk kesiapan pengamanan, Jumat (05/06/2026) pagi.

Apel yang berlangsung di Mako Polres Batola itu dipimpin langsung Kapolres AKBP Anib Bastian. Juga dihadiri di antaranya Wakil Bupati Barito Kuala Herman Susilo, dan Dandim 1005 Letkol Inf Anton Mahriadi.

Ratusan personel gabungan diterjunkan dalam operasi pengamanan. Pasukan yang disiagakan berasal dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, Linmas hingga Senkom Mitra Polri.

Dalam apel tersebut dilakukan pengecekan kesiapan personel dan sarana prasarana pendukung operasi. Kapolres Batola juga menyematkan pita tanda operasi kepada perwakilan personel sebagai simbol pelaksanaan pengamanan Pilkades 2026.

Berita Terkait:

Tahapan Pilkades 2026 Mulai Bergulir, DPRD Batola Monitoring Kesiapan Teknis dan Calon

Komitmen DPRD Batola Dukung PAW dan Pilkades Serentak 2026

"Pengamanan tidak hanya berfokus pada di pencoblosan, tetapi juga mencakup seluruh tahapan Pilkades Serentak 2026," ungkap Anib.

"Seluruh personel harus menjalankan tugas sesuai prosedur, menjaga netralitas, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat," imbuhnya.

Sesuai dengan jadwal, pemungutan suara Pilkades Serentak dan Pilkades Antar Waktu (PAW) 2026 ditetapkan 7 Juni 2026. Sebanyak 25 desa terlibat dalam Pilkades Serentak. Kemudian 12 desa akan melakukan Pilkades PAW.

"Keberhasilan penyelenggaraan pemilihan tidak hanya bergantung kepada aparat keamanan, tetapi juga membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan," beber Anib. 

"Tentunya sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, penyelenggara pilkades, dan elemen masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif," tutupnya.