Usai Kritik PDAM Balangan, Babeh Aldo Resmi Ditahan Polda Kalsel
Perkara hukum sedang menjerat pegiat media sosial Muhammad Ali Ridho alias Babeh Aldo.
KABARKALSEL.COMM BANJARMASIN – Perkara hukum sedang menjerat pegiat media sosial Muhammad Ali Ridho alias Babeh Aldo.
Penyidik Subdirektorat V Tindak Pidana Siber (Tipid Siber) Ditreskrimsus Polda Kalimantan Selatan resmi menetapkan Babeh Aldo sebagai tersangka sekaligus melakukan penahanan, Rabu (22/07/2026) malam.
Babeh Aldo sendiri dikenal melalui konten-konten media sosial yang kerap melontarkan kritik keras terhadap kebijakan publik maupun penyelenggara pemerintahan di Kalsel.
"BA telah ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahana untuk kepentingan penyidikan," papar Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Nur Khamid dikutip dari Antara, Kamis (23/07/2026).
Meski demikian, belum dirinci pasal-pasal yang disangkakan kepada tersangka, "Perkara masih dalam proses penyidikan dan perkembangan selanjutnya akan disampaikan," tukas Khamid.
Kasus yang menjerat Babeh Aldo bermula dari dua laporan dugaan pencemaran nama baik, dan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).
Laporan pertama diajukan Arie Widodo yang juga Direktur Utama PT Air Minum Sanggam (PDAM) Balangan. Sementara laporan kedua berasal dari seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Sekretariat Daerah Balangan bernama Rizky Amalia.
Sebelum laporan tersebut masuk ke kepolisian, Babeh Aldo beberapa kali mengunggah konten yang mengkritisi pengelolaan PDAM Balangan.
Mulai dari mempertanyakan proses pengangkatan direktur, penggunaan dana penyertaan modal, hingga pelayanan distribusi air bersih yang dinilai masih banyak dikeluhkan masyarakat.
Padahal dalam APBD 2024, Pemkab Balangan memberikan penyertaan modal sebesar Rp20 miliar yang ditujukan untuk peningkatan infrastruktur, jaringan distribusi, dan penguatan sumber daya manusia.
Arie Widodo sendiri dilantik sebagai Direktur Utama PT Air Minum Sanggam Balangan (PDAM) sejak 7 September 2022 oleh Bupati Abdul Hadi. Sebelumnya Arie diketahui pernah bekerja di perusahaan pertambangan.
Babeh Aldo juga mengunggah konten yang menyoroti gaya hidup mewah Rizky Amalia, terutama dugaan kunjungan ASN ini ke Lapas Narkotika Karang Intan.

