300 Kuota Mudik Gratis Pemprov Kalsel Terpenuhi, Tujuan Amuntai Paling Dicari

Begitu tinggi antusiasme masyarakat terhadap program mudik gratis Idulfitri 1447 Hijriah yang diselenggarakan Pemprov Kalimantan Selatan.

Maret 14, 2026 - 17:18
Maret 15, 2026 - 23:30
300 Kuota Mudik Gratis Pemprov Kalsel Terpenuhi, Tujuan Amuntai Paling Dicari
Pelepasan mudik gratis yang diselenggarakan Pemprov Kalimantan Selatan di Terminal Kilometer 6 Banjarmasin. Foto: Media Center Kalsel

KABARKALSEL.COM, BANJARMASIN - Begitu tinggi antusiasme masyarakat terhadap program mudik gratis Idulfitri 1447 Hijriah yang diselenggarakan Pemprov Kalimantan Selatan. 

Kuota 300 pemudik yang disediakan untuk membantu warga pulang kampung tanpa biaya transportasi tersebut, langsung terpenuhi menjelang keberangkatan.

Mereka pun resmi dilepas Gubernur yang diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdarpv Kalsel, Ariadi Noor, Sabtu (14/03/2026) siang.

"Program mudik gratis merupakan komitmen Pemprov Kalsel untuk membantu masyarakat, sekaligus memastikan perjalanan pulang kampung dapat berlangsung lebih aman dan terjangkau," papar Ariadi.

"Bahkan Gubernur Kalsel menginstruksikan agar mudik gratis terus dilaksanakan setiap tahun dan ditingkatkan agar lebih baik," sambungnya.

Seiring ketersediaan fasilitas tersebut, masyarakat dimungkinkan melakukan penghembatan dan mengalihkan dana perjalanan untuk kebutuhan keluarga selama lebaran.

“Dengan mudik gratis, minimal biaya perjalanan pulang dan pergi ke kampung halaman bisa disimpan dan dimanfaatkan untuk kebutuhan lain,” tambah Ariadi.

"Tentunya diharapkan peserta mudik juga senantiasa mengutamakan keselamatan dan kebersamaan selama perjalanan, mengikuti arahan petugas, dan tetap tertib,” tegasnya.

Selain Pemprov Kalsel, mudik gratis juga didukung oleh berbagai instansi dan pemerintah daerah lain seperti Pemkot Banjarmasin, Banjarbaru, Polda Kalsel, dan sejumlah pemerintah kabupaten/kota.

"Awalnya pendaftaran dibuka mulai 9 sampai 10 Maret 2026. Melihat animo masyarakat, pendaftaran diperpanjang hingga 12 Maret 2026. Sementara registrasi ulang sekaligus pengambilan tiket dilakukan 11 hingga 13 Maret 2026," tambah Fitri Hernandi, Kepala Dinas Perhubungan Kalsel.

“Pemudik diberangkatkan melalui Terminal Kilometer 6 Banjarmasin dan Kantor Dinas Koperasi UMKM di Banjarbaru,” sambungnya.

Pemprov Kalsel menyediakan 27 unit bus mini. Sebanyak 18 unit berangkat dari Terminal Kilometer 6, sedangkan sisanya mulai Banjarbaru.

"Setiap kendaraan berkapasitas sekitar 12 orang, tetapi kami membatasi 10 penumpang agar tersedia ruang untuk barang bawaan pemudik,” tukas Fitri.

Adapun rute mudik yang disediakan menuju Banua Anam dan Kotabaru. Dari kedua tujuan ini, Amuntai di Hulu Sungai Utara (HSU) menjadi tujuan yang paling diminati oleh masyarakat.

"Sesuai instruksi Kementerian Perhubungan, kami juga mengkampanyekan mudik lebih awal, karena masa libur cukup panjang. Kalau masyarakat mudik bersamaan mendekati hari raya, potensi kemacetan akan meningkat," jelas Fitri.

“Tidak hanya arus mudik, kami juga mengantisipasi pergerakan masyarakat ke daerah wisata setelah hari raya yang juga bisa menjadi sumber kemacetan," tutupnya.