Batola Mengaji 2026 Catat Rekor 380 Kali Khatam Al-Qur'an, Melibatkan Belasan Ribu Peserta
Barito Kuala (Batola) Mengaji 2026 kembali mencatatkan pencapaian membanggakan yang tidak mudah ditemukan dalam kegiatan lain.
KABARKALSEL.COM, MARABAHAN – Barito Kuala (Batola) Mengaji 2026 kembali mencatatkan pencapaian membanggakan yang tidak mudah ditemukan dalam kegiatan lain.
Kegiatan yang digelar di Lapangan 5 Desember Marabahan, Kamis (30/07/2026) pagi itu menghimpun 11.422 peserta dari berbagai kalangan dengan total 380 kali khatam Al-Qur'an.
SMKN 1 Marabahan menjadi kelompok dengan jumlah peserta terbanyak hingga 675 orang, sehingga mampu menyelesaikan 23 kali khatam.
Disusul MTsN 2 Barito Kuala dengan 500 peserta atau 17 kali khatam, dan Pondok Pesantren Al-Mujahidin yang mengirimkan 400 peserta dengan 14 kali khatam.
Selanjutnya Dinas Kesehatan mengikutsertakan 257 peserta atau 9 kali khatam, Majelis Taklim Nurun Al Annur Marabahan 150 peserta, Kecamatan Tabukan 135 peserta atau 5 kali khatam.
Berita Terkait: Barito Kuala Mengaji Kembali Digelar, Qari Internasional Juga Dihadirkan
Disusul Dinas Komunikasi Informatika (Diskominfo) dan KIM dengan 120 peserta atau 4 kali khatam, serta Dharma Wanita Persatuan (DWP) Batola sebanyak 90 peserta dengan 3 kali khatam.
Itu menjadi capaian tertinggi sejak Batola Mengaji 2023 atau edisi pertama yang diikuti 2.760 peserta dengan hasil 92 kali khatam.
Sementara Batola Mengaji 2024 diikuti 3.611 peserta atau 120 kali khatam. Sedangkan Batola Mengaji 2025, peserta yang hadir secara langsung mencapai 5.580 orang.
"Alhamdulillah selama empat kali penyelenggaraan, Batola Mengaji selalu mendapat respons yang baik dari masyarakat," beber Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Batola, H Zulkipli Yadi Noor, sekaligus ketua panitia penyelenggara.
Kehadiran Syekh Asal Syu'bah bin Haji Yanto Al-Makki Al-Banjari menambah kekhusukan Batola Mengaji 2026 di Lapangan 5 Desember Marabahan, Kamis (30/07/2026) pagi. Foto: Diskominfo Batola
"Sekarang jumlah peserta yang hadir langsung mencapai 6.522 orang atau 218 kali khatam. Ditambah sebanyak 5.130 peserta mengikuti kegiatan secara daring dengan capaian 171 kali khatam," imbuhnya.
Batola Mengaji 2026 turut dihadiri Ustaz Muhammad Mobarak, Ustaz Darwin Hasibuan, Syekh Asal Syu'bah bin Haji Yanto Al-Makki Al-Banjari, serta Bupati dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Batola.
Adapun kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemkab bersama Kantor Kementerian Agama, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ), Ikatan Persaudaraan Qori/Qariah dan Hafiz/Hafizah (IPQAH), Nahdlatul Ulama, BKPRMI, serta gabungan relawan Batola.
"Kemudian dalam kesempatan yang berbahagia ini, sekaligus saya mohon pamit. Terhitung 1 Agustus 2026, saya memasuki purna tugas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Mohon maaf kepada semua masyarakat seandainya terdapat kekhilafan," ungkap Zulkipli.
Baca Juga: Barito Kuala Mengaji 2025 Diikuti Belasan Ribu Peserta, DPRD Beri Apresiasi
Sementara dalam tausiyah, Ustaz Muhammad Mobarak menjelaskan bahwa Al-Qur'an merupakan mukjizat terbesar yang diberikan Allah SWT kepada para nabi dan rasul.
"Alasannya Al-Qur'an memiliki sifat aqliyah atau tetap memiliki mukjizat sepanjang masa, sekalipun Rasulullah Muhammad SAW sudah lama mangkat. Sebaliknya mukjizat lain akan hilang seiring kewafatan nabi dan rasul yang menerima mukjizat," jelas Guru Mobarak.
Pun tidak seorang pun yang mampu membuat tulisan seindah dan sebaik Al-Qur'an, bahkan sekalipun manusia dan jin berkumpul sebagaimana firman Allah SWT.
"Sesuai hadist Nabi Muhammad SAW, Al-Qur'an juga akan menjadi syafaat di hari akhir, seandainya melazimkan membaca, belajar dan mengajar Al-Qur'an, termasuk kepada orang yang masih terbata-bata dalam membaca," tambah Guru Mobarak.
"Makanya saya berbahagia Barito Kuala bisa melaksanakan Barito Kuala Mengaji setiap tahun. Apalagi kegiatan serupa tidak banyak ditemukan di tempat lain," tutupnya.

