Catatan Akhir Tahun Polres Batola: Kriminalitas Menurun, Kasus Menonjol Tuntas Ditangani

Sepanjang 2025 yang akan berakhir beberapa jam lagi lagi, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Barito Kuala relatif kondusif.

Dec 31, 2025 - 17:15
Dec 31, 2025 - 18:21
Catatan Akhir Tahun Polres Batola: Kriminalitas Menurun, Kasus Menonjol Tuntas Ditangani
Kapolres Barito Kuala, AKBP Anib Bastian, memimpin press release akhir tahun di Aula Rupatama Mako Polres Batola, Rabu (31/12/2025). Foto: Humas Polres Batola

KABARKALSEL.COM, MARABAHAN - Sepanjang 2025 yang akan berakhir beberapa jam lagi lagi, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Barito Kuala relatif kondusif. 

Namun demikian, catatan akhir tahun Polres Batola tetap diwarnai 3 kasus menonjol berupa pembunuhan yang sempat menyita perhatian publik. 

Ketiga kasus tersebut masing-masing terjadi di Desa Tinggiran II Luar (Kecamatan Tamban), Desa Tabunganen Tengah (Kecamatan Tabunganen) dan Desa Sungai Bamban (Kecamatan Rantau Badauh).

"Semua kasus menonjol berupa pembunuhan tersebut sudah terungkap. Ini hasil kerja keras personel Satreskrim dan dukungan masyarakat,” papar Kapolres AKBP Anib Bastian dalam press release akhir tahun, Rabu (31/12/2025).

Adapun secara umum, terjadi tren penurunan kriminalitas sepanjang 2025. Untuk kejahatan konvensional, tercatat 141 laporan polisi dengan 79 kasus selesai ditangani. Angka ini turun signifikan dibanding 2024 yang mencatat 188 laporan polisi.

Baca Juga:

Terungkap Motif Duel Maut di Sungai Bamban Batola, Ternyata Urusan Hati

Tiga Bersaudara Menjadi Tersangka Pengeroyokan Maut di Tabunganen Tengah Batola

Sementara kejahatan transnasional sepanjang 2025 tercatat 89 laporan polisi, dengan 59 kasus berhasil diselesaikan. Adapun kejahatan terhadap kekayaan negara mengalami sedikit peningkatan dengan 9 kasus dan 6 di antaranya dituntaskan.

"Penurunan tren penurunan kriminalitas tidak lepas dari peningkatan kesadaran masyarakat dalam menjaga kamtibmas, serta langkah pencegahan dini di tingkat lingkungan," papar Anib.

Sedangkan dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan peredaran gelap narkotika, Polres Batola mencatat 75 kasus sepanjang 2025 dengan 53 kasus berhasil diungkap. Jumlah ini menurun dibanding 80 kasus yang terjadi sepanjang 2024 dengan penyelesaian 275 kasus. 

Dari hasil pengungkapan kasus, disita sabu seberat 229,78 gram, carisoprodol 4.820 butir dan ekstasi 23 butir. Juga disita barang bukti lain berupa uang tunai sebesar Rp27,6 juta, 1 unit mobil, 1 unit truk, 27 sepeda motor, dan 98 unit ponsel.

Dengan total barang bukti sabu, Polres Batola mengestimasi telah menyelamatkan sekitar 1.150 jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkotika.

Baca Juga:

Sempat Hilang Harapan, Dessy Semringah Lihat Motornya Ditemukan Operasi Jaran Polres Batola

Polres Batola Ungkap Kasus Temuan Mayat Bayi di Belandean Muara, Sang Ibu Menjadi Tersangka

"Penanganan kasus narkoba tidak cuma dilakukan oleh Satresnarkoba. Beberapa kasus juga ditangani Satpolairud dan Polsek Alalak," jelas Anib.

Di sisi lain, jumlah kecelakaan lalu lintas sepanjang 2025 naik menjadi 56 kasus dari 43 kasus di akhir 2024. Namun angka korban meninggal dunia turun dari 38 orang menjadi 22 orang.

Sedangkan korban luka berat tercatat nihil, sementara luka ringan meningkat menjadi 58 orang. Kerugian materiel akibat kecelakaan mencapai Rp195,6 juta, meningkat dibanding Rp112,25 juta di tahun sebelumnya.

"Menutup 2025 dan menghadapi 2026, kami mengimbau masyarakat agar meningkatkan kamtibmas di lingkungan masing-masing," ungkap Anib.

"Kami juga berharap masyarakat membantu kinerja kepolisian dengan cara melaporkan indikasi maupun gangguan kamtibmas melalui Call Center Polri 110,” tutupnya.

Dalam press release akhir tahun Polres Batola, juga berhadir Kabag Ops Kompol Suroto, Kasi Propam AKP Sukarjan, Kasat Lantas AKP Andre Primaraharja, Kasat Reskrim Iptu Adi Nur Hudaya, Kasat Resnarkoba Iptu Joko Sunarwan, Kasi Humas Iptu Ma'rum dan KBO Satpolairud Ipda Ambar Haryo Nugroho.