Dari Puluhan Karya, Berikut Pemenang Lomba Tema dan Logo Hari Jadi ke-76 Kalsel
Tema dan logo Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan akhirnya resmi ditetapkan.
KABARKALSEL.COM, BANJARMASIN – Tema dan logo Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan akhirnya resmi ditetapkan.
Setelah melalui proses seleksi yang melibatkan puluhan peserta dari berbagai daerah, Gubernur H Muhidin memilih karya terbaik sebagai identitas resmi.
"Penetapan tema dan logo sudah diputuskan Gubernur Kalsel dalam rapat koordinasi persiapan hari jadi," jelas Kepala UPTD Taman Budaya Kalsel, Rizal Pahmi, Selasa (28/07/2026).
Diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) bersama UPTD Taman Budaya Kalsel, seleksi berlangsung sejak 27 Maret hingga 31 Mei 2026.
Pelaksaan seleksi disambut antusiasi masyarakat. Sebanyak 56 peserta mengikuti lomba desain tema, sedangkan 42 peserta berpartisipasi dalam lomba desain logo.
Berdasarkan keputusan Gubernur Kalsel, Nina Damayanti ditetapkan sebagai pemenang lomba desain tema melalui karya berjudul 'Tugul Maharagu, Bagawi Laju, Banua Maju'.
Tema tersebut menggambarkan semangat masyarakat Kalsel dalam menjaga kelestarian lingkungan, budaya, dan keharmonisan sosial melalui etos kerja yang cepat, tepat, dan produktif demi kemajuan daerah.
Sementara Muhammad Nafiz berhasil menjadi pemenang lomba desain logo. Karya Nafiz mengangkat unsur budaya lokal dengan menjadikan gerak tari baksa kembang sebagai inspirasi utama.
Nafiz menggambarkan gerakan anggun penari dipadukan dengan elemen mahkota dan bunga yang melambangkan keramahan, keanggunan, serta kemuliaan budaya masyarakat Kalsel.
Motif sasirangan turut dihadirkan sebagai representasi warisan budaya. Adapun lengkungan terinspirasi dari jukung tambangan menggambarkan kehidupan masyarakat sungai, semangat kebersamaan, serta perjalanan Kalsel.
"Logo tersebut memiliki filosofi yang mencerminkan kekuatan harmoni budaya dan identitas daerah, serta semangat membangun Kalsel agar lebih maju," jelas Rizal.
Sebelum ditetapkan sebagai pemenang, seluruh karya melewati proses seleksi bertahap oleh dewan juri yang terdiri atas budayawan, seniman, dan akademisi.
Dari seluruh karya yang masuk, dipilih 20 besar, kemudian disaring menjadi 10 besar hingga akhirnya ditetapkan tiga karya terbaik dari masing-masing kategori.
Sebagai bentuk apresiasi, pemenang akan menerima piagam penghargaan, piala, dan uang pembinaan. Juara memperoleh uang pembinaan sebesar Rp6,5 juta, runner up Rp5,5 juta, dan peringkat ketiga Rp3,5 juta.
"Penyerahan hadiah dilakukan di Taman Budaya Kalsel bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Jadi ke-76 Kalsel," tutup Rizal.

