Diresmikan Dankodaeral XIII Tarakan, Posal Marabahan Perkuat Pengamanan di Sungai Barito
Pengamanan lalu lintas kapal di Sungai Barito diperkuat dengan kehadiran Pos TNI Angkatan Laut (Posal) Marabahan di Kelurahan Lepasan, Kecamatan Bakumpai, Barito Kuala (Batola).
KABARKALSEL.COM, MARABAHAN - Pengamanan lalu lintas kapal di Sungai Barito diperkuat dengan kehadiran Pos TNI Angkatan Laut (Posal) Marabahan di Kelurahan Lepasan, Kecamatan Bakumpai, Barito Kuala (Batola).
Posal Marabahan langsung diresmikan Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Dankodaeral) XIII Tarakan, Laksamana Muda TNI Sumarji Bimoaji, Jumat (16/10/2026) pagi.
Peresmian turut dihadiri Komandan Lanal Banjarmasin Kolonel Laut (P) Galih Nurna Putra, Bupati Batola H Bahrul Ilmi, Dandim 1005 Batola Letkol Inf Anton Mahriadi, Ketua Pengadilan Negeri Marabahan Edi Rosadi, dan Kapolres Batola yang diwakili Kasatpolairud AKP Khairin Aplani.
Posal Marabahan menambah kekuatan Lanal Banjarmasin yang sebelumnya memiliki sekitar 14 pos pangkalan seperti Posmat/Posbinpotmar Trisakti, Posmat/Posbinpotmar Tabanio, Posbinpotmar Muara Barito dan Posal Sungai Danau.
Keberadaan Posal Marabahan bukan sekadar menambah tempat penugasan prajurit TNI AL, tetapi diharapkan menjadi penghubung antara aparat keamanan dan masyarakat, terutama dalam menjaga keselamatan aktivitas pelayaran di sepanjang Sungai Barito.
"Kami mengapresiasi pemerintah daerah yang memfasilitasi, karena kehadiran Posal Marabahan untuk membantu segala sesuatu kebutuhan, keluh kesah maupun memperlancar perekonomian masyarakat," ungkap Sumarji.
"Aktivitas lalu lintas di Sungai Barito juga cukup tinggi, sehingga kesiapsiagaan personel menjadi hal penting, terutama untuk menghadapi kecelakaan air yang membutuhkan penanganan segera," imbuhnya.
Didampingi Bupati Batola dan Danlanal Banjarmasin, Dankodaeral XIII Tarakan Laksamana Muda TNI Sumarji Bimoaji mengecek langsung kondisi Posal Marabahan yang baru diresmikan, Jumat (16/10/2026) pagi. Foto: Kabar Kalsel
Seiring tugas dan fungsi utama di lapangan, masyarakat pun diminta tidak ragu menghubungi personel yang bertugas di Posal Marabahan seandainya membutuhkan bantuan.
"Kami berharap masyarakat tidak segan-segan menghubungi Posal Marabahan. Kami pun menginstruksikan seluruh jalasena lebih peduli kepada masyarakat, serta menjalin soliditas dengan Forkopimda Batola sebagai representasi Lanal Banjarmasin," tegas Sumarji.
Diketahui cakupan kerja Kodaeral XIII Tarakan cukup luas. Walau bermarkas di Tarakan, pangkalan militer ini membawahi Lanal Banjarmasin, Lanal Kotabaru, Lanal Balikpapan, Lanal Sangatta dan Lanal Nunukan sampai perbatasan Indonesia dengan Malaysia dan Filipina.
Adapun Posal Marabahan akan ditempati 10 personel. Namun apabila Lanal Banjarmasin sudah ditingkatkan dari tipe B menjadi tipe A, maka jumlah personel, fasilitas dan alusista juga akan bertambah.
"Terdekat kami berupaya meningkatkan dermaga Posal Marabahan agar menjadi lebih permanen, sehingga alutsista yang ditempatkan juga lebih lengkap," beber Sumarji.
Sementara Bahrul Ilmi menyambut kehadiran Posal Marabahan sebagai langkah strategis untuk memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di jalur transportasi sungai.
"Aktivitas di Sungai Barito cukup padat. Sejumlah kapal besar, termasuk tongkang pengangkut batu bara, setiap hari keluar masuk perairan Batola," ungkap Bahrul.
"Keberadaan Posal Marabahan juga merupakan bentuk dukungan nyata untuk keamanan, ketertiban dan kemajuan Batola. Mudahan kedepan pemerintah daerah dapat memperhatikan kebutuhan yang kira-kira bisa dibantu," tutupnya.



