Hadiri Perayaan Nyepi di Barambai, Ketua DPRD Batola Ajak Umat Perkuat Toleransi
Dukungan nyata terhadap toleransi dan kerukunan antarumat beragama, diperlihatkan Ketua DPRD Barito Kuala (Batola) Ayu Dyan Liliyana Sari Wiryono.
KABARKALSEL.COM, MARABAHAN - Dukungan nyata terhadap toleransi dan kerukunan antarumat beragama, diperlihatkan Ketua DPRD Barito Kuala (Batola) Ayu Dyan Liliyana Sari Wiryono.
Bersama Wakil Bupati Batola, Herman Susilo, Ayu menghadiri undangan perayaan Tawur Kesanga dan Pengurupukan yang dilakukan menjelang Nyepi Tahun Baru Saka 1948 di Pura Jagat Natha Widyanatha, Desa Kolam Kanan, Kecamatan Barambai, Rabu (18/03/2026).
Tawur Kesanga merupakan upacara sesajen (mecaru) yang bertujuan menetralkan energi negatif agar tidak mengganggu manusia, sebelum melakukan penyepian.
Sedangkan Pengerupukan ditandai pawai ogoh-ogoh yang diarak keliling desa, sebelum akhirnya dibakar. Adapun kegiatan melambangkan pembersihan unsur jahat.
Baca Juga:
Riuh Pawai Ogoh-ogoh Menyambut Nyepi 2025 di Dwipasari Batola
ASN Batola Diperbolehkan WFA Jelang Nyepi dan Lebaran 2025, Syarat Ketentuan Berlaku
"Kami mengapresiasi pelestarian nilai-nilai budaya dan keagamaan, sekaligus memperkuat kerukunan antarumat beragama di Batola," ungkap Ayu.
"Melalui momentum Hari Raya Nyepi, diharapkan seluruh umat dapat meningkatkan kualitas spiritual dan mempererat persaudaraan dalam kehidupan bermasyarakat," imbuhnya.
Batola sendiri dikenal sebagai kabupaten dengan masyarakat yang majemuk. Mengutip Data Agregat Kependudukan Batola 2024, tercatat 1.427 pemeluk agama Hindu di Bumi Selidah.
Sebagian besar menetap di Barambai sebanyak 736 jiwa, khususnya Desa Kolam Kanan. Kemudian 616 jiwa di Kecamatan Wanaraya dan 51 jiwa di Alalak.