Hampir 10 Hektare Terbakar, Polres Banjarbaru Dalami Penyebab Karhutla di Cempaka

Dugaan unsur kesengajaan dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Cempaka, terus diselidiki Polres Banjarbaru.

Aug 11, 2026 - 14:09
Aug 11, 2026 - 14:09
Hampir 10 Hektare Terbakar, Polres Banjarbaru Dalami Penyebab Karhutla di Cempaka
Personel Polsek Cempaka memasang poster peringatan di bekas lahan yang terbakar. Foto: Humas Polres Banjarbaru

KABARKALSEL.COM, BANJARBARU – Dugaan unsur kesengajaan dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Cempaka, terus diselidiki Polres Banjarbaru.

Kebakaran di kawasan tersebut melalap sekitar 10 hektare semak belukar dari total hamparan lahan sekitar 15 hektare, Kamis (06/08/2026) lalu.

Selanjutnya penanganan di lokasi melibatkan personel Polda Kalimantan Selatan, Polres Banjarbaru, Polsek Cempaka dan BPBD Banjarbaru. Bahkan kendaraan water cannon pun ikut diturunkan.

Proses pemadaman di Kompleks Perkantoran Pemprov Kalsel itu juga dipantau langsung Kapolres Banjarbaru AKBP Pius X Febry Aceng Loda bersama Kapolsek Cempaka Ipda Muhammad Bustan.

Atas kejadian tersebut, Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Banjarbaru memeriksa sejumlah saksi dan mendalami kondisi lahan untuk mengetahui titik awal, sekaligus penyebab kebakaran.

"Pemilik lahan sudah dimintai keterangan. Dijelaskan bahwa lahan seluas 15 hektare tersebut sudah dijual ke beberapa orang," papar Kasi Humas Ipda Kardi Gunadi, Selasa (11/08/2026).

Keterangan tersebut menjadi bagian dari pendalaman penyidik untuk mengetahui riwayat kepemilikan, sekaligus kondisi lahan sebelum kebakaran terjadi.

Juga diperiksa salah seorang pemilik lahan yang berada di lokasi ketika api mulai menyebar. Berdasarkan keterangan yang diperoleh, saksi tiba ketika api sudah meluas dan kemudian berupaya menyelamatkan gubuk dengan bantuan petugas.

Mengacu keterangan para saksi tersebut, penyidik selanjutnya akan mencocokkan dengan hasil pemeriksaan di tempat kejadian perkara.

“Untuk langkah selanjutnya, penyidik akan melakukan pendalaman di tempat kejadian dan mengumpulkan beberapa saksi lagi untuk mengetahui titik awal atau sumber api,” jelas Kardi.

Sementara luas lahan terdampak karhutla di Kota Idaman terus meluas. Mengutip data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarbaru, akumulasi lahan yang terdampak karhutlatelah mencapai sekitar 700 hektare.