Hanyut di Sungai, Dua Remaja di Tanbu Ditemukan Meninggal
Asa keluarga untuk menemukan dua bocah yang hilang di Sungai Danau, Kecamatan Satui, Tanah Bumbu (Tanbu), akhirnya pupus.
KABARKALSEL.COM, BATULICIN - Asa keluarga untuk menemukan dua bocah yang hilang di Sungai Danau, Kecamatan Satui, Tanah Bumbu (Tanbu), akhirnya pupus.
Setelah pencarian tanpa henti selama hampir dua hari, SAR gabungan berhasil menemukan kedua korban dalam kondisi meninggal dunia.
Kedua korban bernama Kania Putri Azizah dan Adinda Martha Rizki Kanza. Mereka dilaporkan tenggelam di sungai sekitar pukul 13.20 Wita, ketika berenang bersama empat remaja lain, Sabtu (13/06/2026).
Diduga kedua kedua korban mengalami kelelahan, hingga akhirnya terseret arus sungai.
Setelah upaya pencarian intensif, kedua korban ditemukan bertahap. Kania lebih dulu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 18.45 Wita di hari yang sama.
Ketika dievakuasi regu pencari, remaja berusia 12 tahun itu ditemukan sekitar 20 meter dari lokasi kejadian ke arah hilir sungai.
Adapun Adinda juga ditemukan telah meninggal dunia, Senin (15/06/2026) sekitar pukul 06.05 Wita. Jenazah remaja berusia 11 tahun ini berjarak kurang lebih 1,5 kilometer dari lokasi awal kejadian.
Selanjutnya jasad kedua korban segera dievakuasi menuju Puskesmas Satui untuk dilakukan pemeriksaan. Hasilnya mereka telah meninggal dunia ketika ditemukan.
"Kami turut berbelasungkawa mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan," papar Kepala Basarnas Banjarmasin, I Putu Sudayana, dikutip dari Antara.
"Juga terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah bekerja maksimal selama operasi pencarian kedua korban," sambungnya.
Selama operasi berlangsung, SAR gabungan yang melibatkan di antaranya Basarnas, TNI, Polri, BPBD, relawan, perusahaan, dan masyarakat setempat melakukan penyisiran di permukaan sungai menggunakan perahu karet.
Kemudian memantau bantaran sungai, serta memetakan sejumlah titik yang diduga menjadi jalur hanyut korban berdasarkan kondisi arus dan informasi warga.
"Menghindari kejadian serupa, diharapkan masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama mengawasi anak-anak yang beraktivitas di sekitar sungai maupun perairan terbuka," harap Sudayana.




