Jaga Marabahan Tetap Bahalap, Sampah Kafilah MTQN Kalsel Diangkut Dua Kali Sehari
Tidak hanya kelancaran lomba dan kemeriahan acara, kebersihan lingkungan menjadi salah satu aspek yang mendapat perhatian serius selama pelaksanaan MTQN XXXVII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Marabahan.
KABARKALSEL.COM, MARABAHAN – Tidak hanya kelancaran lomba dan kemeriahan acara, kebersihan lingkungan menjadi salah satu aspek yang mendapat perhatian serius selama pelaksanaan MTQN XXXVII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Marabahan.
Untuk memastikan Marabahan tetap bersih dan nyaman selama penyelenggaraan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Barito Kuala (Batola) telah menyiapkan berbagai langkah strategis.
"Kami membentuk tiga tim khusus yang bertugas melakukan pengangkutan sampah di seluruh lokasi penginapan kafilah," ungkap Kepala DLH Batola, Abdi Maulana, Minggu (14/06/2026).
"Adapun masing-masing tim beranggotakan empat petugas yang bergerak setiap hari dengan jadwal pengambilan sampah pukul 07.00 hingga 09.00 dan 16.00 hingga 18.00," imbuhnya.
Untuk mendukung kegiatan tersebut, kantong-kantong sampah juga disediakan di setiap pemondokan peserta, "Pengambilan sampah dilakukan sejak 16 Juni hingga 27 Juni 2026," tegas Abdi.
Selain pemondokan kafilah, DLH Batola juga menempatkan 15 petugas kebersihan di sekitar panggung utama MTQ di Lapangan 5 Desember Marabahan.
Sementara petugas kebersihan di masing-masing venue lomba disiapkan oleh Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Batola sebagai penyelenggara kegiatan.
Selain arena utama, perhatian juga diberikan kepada Festival Kuliner di Siring Ulek Marabahan. Diperkirakan lokasi ini menjadi salah satu titik konsentrasi pengunjung selama MTQN XXXVII Kalsel 2026.
"Pembersihan juga akan dilakukan setiap hari guna menjaga kenyamanan masyarakat maupun tamu yang datang ke Festival Kuliner," beber Abdi.
DLH sendiri menggandeng berbagai elemen masyarakat, termasuk komunitas dan anggota Pramuka untuk terlibat dalam kegiatan kebersihan lapangan.
Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan partisipasi publik, sekaligus memperkuat kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan selama pelaksanaan MTQN XXXVII Kalsel 2026.
"Sebagai bentuk pelayanan cepat, kami menyediakan kontak person khusus yang dapat dihubungi apabila ditemukan persoalan terkait sampah maupun kebersihan lingkungan di lokasi kegiatan," papar Abdi.
Live Streaming
Selain jaminan kebersihan, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Batola juga mematangkan dukungan publikasi dan penyiaran kegiatan MTQN XXXVII Kalsel 2026.
Diketahui Lapangan 5 Desember Marabahan ditetapkan sebagai pusat kegiatan MTQN XXXVII Kalsel 2026, baik seremoni pembukaan dan penutupan hingga arena perlombaan cabang tilawah remaja dan dewasa.
Sementara sejumlah venue lain juga disiapkan untuk mengakomodasi berbagai cabang lomba. Di antaranya MMasjid Al-Istiqamah, Masjid Nurul Anwar, Kantor DPRD Batola, Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Batola, hingga MAN 1 Batola.
Masyarakat pun dipersilakan menyaksikan seluruh perlombaan. Selain datang langsung, Diskominfo Batola juga menyediakan layanan live streaming melalui YouTube.
"Untuk siaran langsung atau live streaming akan terfokus kepada kegiatan di venue utama (Lapangan 5 Desember Marabahan), termasuk opening dan closing ceremony," jelas Kepala Diskominfo Batola, Aris Saputera, dalam kesempatan terpisah.
Di sisi lain, Diskominfo Batola juga menjajaki kerja sama dengan sejumlah pihak yang berpotensi membantu penyelenggaraan live streaming di lokasi lain.
Salah satu venue yang direncanakan mendapat dukungan siaran langsung adalah Masjid Nurul Anwar Marabahan atau biasa dikenal Masjid Hijau.
"InsyaAllah kami berpeluang dibantu oleh pengelola akun pengajian yang biasanya rutin menyiarkan kegiatan keagamaan dari Masjid Hijau," tandas Aris.

