Identifikasi Seluruh Korban Kecelakaan Helikopter di Tanbu Rampung
Identifikasi seluruh korban kecelakaan helikopter EastIndo Air di Kecamatan Mantewe, Tanah Bumbu (Tanbu), dipastikan sudah rampung.
KABARKALSEL.COM, BANJARMASIN - Identifikasi seluruh korban kecelakaan helikopter EastIndo Air di Kecamatan Mantewe, Tanah Bumbu (Tanbu), dipastikan sudah rampung.
Jenazah terakhir yang telah diidentifikasi adalah Haryanto Tahir dari Batam, Kepulauan Riau, serta Andys Rissa Pasulu yang berasal dari Balikpapan, Kalimantan Timur.
"Kedua jasad itu diidentifikasi melalui tes DNA, karena sulit dikenali dibanding enam korban yang lain," jelas Kabid Dokkes Polda Kalimantan Selatan Kombes Pol dr Muhammad El Yandiko, dikutip dari Antara, Sabtu (13/09/2025) malam.
"Hasil identifikasi berdasarkan pemeriksaan laboratorium Pusdokkes Polri di Jakarta yang dikirim sepekan lalu. Selanjutnya hasil tes juga telah dikonversi dengan DNA keluarga," tuturnya.
Selanjutnya kedua jasad Warga Negara Indonesia (WNI) itu sudah bisa dipulangkan dan diambil pihak keluarga di RS Bhayangkara Banjarmasin.
Baca Juga:
Tiga WNI Korban Kecelakaan Helikopter EastIndo Air Berhasil Diidentifikasi DVI Polda Kalsel
Identifikasi Korban Kecelakaan Helikopter EastIndo di Tanbu, Tiga WNA Terungkap
“Setelah seluruh korban berhasil diidentifikasi, operasi Disaster Victim Identification (DVI) Dokkes Polda Kalsel juga resmi berakhir,” tutup Yandiko.
Diketahui selain Haryanto Tahir dan Andys Rissa Pasulu, korban kecelakaan helikopter EastIndo Air di Tanbu adalah Hendra Darmawan, Iboy Irfan Rosa, Yudi Febrian Rahman.
Kemudian tiga Warga Negara Asing (WNA) masing-masing bernama Mark Werren, Santha Kumar Prabhakaran dan Claudine Pereira Quito.
SAR gabungan menemukan bangkai helikopter di titik 03° 5’6" S – 115° 37’39.07" E atau tepatnya kawasan hutan Desa Emil Baru, Rabu (03/09/2025) lalu sekitar pukul 14.45 Wita.
Adapun helikopter dilaporkan hilang kontak, Senin (01/09/2025) sekitar pukul 08.54 Wita setelah bertolak dari Kotabaru menuju Palangka Raya.