Kafilah Batola Raih Peringkat Ketiga MTQN Kalsel 2026, DPRD Apresiasi Peningkatan Prestasi

Pencapaian kafilah Barito Kuala (Batola) di Musabaqah Tilawatil Qur'an Nasional (MTQN) XXXVII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan 2026 mendapatkan apresiasi DPRD.

Jun 26, 2026 - 03:31
Jun 30, 2026 - 00:33
Kafilah Batola Raih Peringkat Ketiga MTQN Kalsel 2026, DPRD Apresiasi Peningkatan Prestasi
Kafilah Barito Kuala dalam pawai taaruf Musabaqah Tilawatil Qur'an Nasional (MTQN) XXXVII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan 2026. Foto: Kabar Kalsel

KABARKALSEL.COM, MARABAHAN - Pencapaian kafilah Barito Kuala (Batola) di Musabaqah Tilawatil Qur'an Nasional (MTQN) XXXVII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan 2026 mendapatkan apresiasi DPRD.

Berlomba di kandang sendiri, Batola menempati peringkat ketiga dengan meraih 10 predikat terbaik pertama. Adapun Banjarmasin menjadi juara umum, disusul Banjar di peringkat kedua. 

Kendati tidak menjadi juara umum, pencapaian tersebut sudah lebih baik dibanding peringkat keempat di MTQN XXXVI 2025 di Banjar.

"Alhamdulillah Barito Kuala berhasil menempati peringkat ketiga dan membuat peningkatan dibanding sebelumnya," ungkap Ketua DPRD Batola, Ayu Dyan Liliyana Sari Wiryono, seusai upacara penutupan, Kamis (25/06/2026) malam.

"Kami atas nama pribadi dan DPRD mengucapkan terima kasih kepada kafilah Batola khususnya, maupun kafilah kabupaten/kota lain. Mudahan di edisi selanjutnya mendapatkan prestasi lebih baik," sambungnya.

Batola sendiri menjuarai golongan mujawwad qira'at dewasa putra, tahfiz golongan 20 juz putri, fahmil Qur'an putra, dan fahmil Qur'an putri.

Berita Terkait:

Banjarmasin Juara Umum MTQN XXXVII Kalsel 2026, Geser Dominasi Banjar

Buka MTQN XXXVII Kalsel, Gubernur Soroti Tantangan Media Sosial dan Game Online

Kemudian syarhil Qur'an putra, hiasan mushaf putra, golongan digital putri, Karya Tulis Ilmiah Al-Qur'an (KTIQ) putra, Karya Tulis Ilmiah Hadis (KTIH) putri dan pawai taaruf.

"Tentu sebagai tuan rumah, target utama adalah sukses pelaksanaan," sahut H Zulkipli Yadi Noor selaku Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Batola. 

"Berdasarkan evaluasi dan testimoni peserta, pelaksanaan berlangsung sukses. Ini berkat kerja keras semua pihak," sambungnya.

Sedangkan target prestasi, peringkat ketiga bukan keberhasilan yang diperoleh dalam semalam. Seluruh kafilah telah melakukan persiapan selama setahun, plus digembleng pelatih dan narasumber dari daerah lain. 

"Untuk edisi selanjutnya di Hulu Sungai Utara, kafilah yang tersedia akan dibina lagi. Kami juga akan mencari talenta-talenta terbaik guna mencapai prestasi lebih baik," tegas Zukipli. 

"Sesuai dengan prinsip, Batola hanya akan menurunkan kafilah hasil binaan sendiri atau tidak mencari dari kabupaten/kota lain," pungkasnya.