Lahan Sudah Ditetapkan, Stadion Internasional di Banjarbaru Ditarget Rampung 2028

Pemprov Kalimantan Selatan resmi menetapkan lokasi pembebasan lahan untuk pembangunan stadion bertaraf internasional.

Feb 13, 2026 - 20:55
Feb 13, 2026 - 20:55
Lahan Sudah Ditetapkan, Stadion Internasional di Banjarbaru Ditarget Rampung 2028
Pemprov Kalimantan Selatan resmi menetapkan lokasi pembebasan lahan untuk pembangunan stadion bertaraf internasional. Foto: Media Center Kalsel

KABARKALSEL.COM, BANJARBARU - Pemprov Kalimantan Selatan resmi menetapkan lokasi pembebasan lahan untuk pembangunan stadion bertaraf internasional.

Berlokasi di Kelurahan Landasan Ulin Barat, Kecamatan Liang Anggang, Banjarbaru, lahan yang disiapkan memiliki luas 28,769 hektare.

Sementara untuk proses pembebasan lahan, Pemprov Kalsel telah menyiapkan anggaran sekitar Rp65 miliar dengan total 88 pemilik lahan yang terdampak.

“Penetapan lokasi merupakan langkah awal yang sangat krusial," papar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Yasin Toyib, melalui Kabid Penataan Ruang dan Pertanahan, Mohammad Rum Mapawa, Jumat (13/02/2026).

"Kami juga memastikan seluruh proses pengadaan tanah dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” tegasnya.

Pembangunan stadion internasional tersebut bertujuan menghadirkan sarana dan prasarana olahraga yang representatif guna peningkatan prestasi atlet. 

Juga diharapkan mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi dengan menghadirkan pusat kegiatan olahraga, hiburan, dan berbagai event berskala besar.

Terlebih stadion tak hanya difungsikan sebagai arena olahraga, karena dirancang sebagai ruang publik multifungsi yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan sosial, budaya, musik, hingga agenda nasional maupun internasional.

Seusai pembebasan lahan, proses pembangunan fisik stadion akan dilanjutkan Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kalsel. Sekarang proyek tersebut telah memasuki tahap persiapan tender dengan skema design and build. 

Sementara paket manajemen konstruksi stadion telah resmi ditayangkan melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), "Dengan skema ini, penyempurnaan desain dan pekerjaan fisik akan berjalan bersamaan,” jelas Mapawa.

Adapun biaya pembangunan stadion dianggarkan sebesar Rp1 triliun yang dialokasikan secara multiyears selama tiga tahun anggaran mulai 2026 hingga 2028. 

Khusus tahun pertama, fokus pekerjaan akan diarahkan kepada pengolahan dan perkuatan tanah, serta pembangunan struktur awal, "Ditargetkan stadion ini dapat rampung dan siap digunakan di akhir 2028,” tutup Mapawa.