Paket 2025 Tuntas, Jembatan Pulau Laut Segera Masuk Kontrak Multiyears

Progres pembangunan Jembatan Pulau Laut memasuki tahapan lanjutan, setelah paket pekerjaan tahun anggaran 2025 dilaporkan telah rampung 100 persen.

Feb 26, 2026 - 23:01
Feb 26, 2026 - 23:01
Paket 2025 Tuntas, Jembatan Pulau Laut Segera Masuk Kontrak Multiyears
Salah satu pekerjaan pembangunan Jembatan Pulau Laut yang dikerjakan dalam tahun anggaran 2025. Foto: Media Center Kalsel

KABARKALSEL.COM, BANJARBARU - Progres pembangunan Jembatan Pulau Laut memasuki tahapan lanjutan, setelah paket pekerjaan tahun anggaran 2025 dilaporkan telah rampung 100 persen.

Adapun pekerjaan paket 2025 selesai tepat 18 Februari 2026, setelah mendapatkan tambahan waktu pelaksanaan selama 50 hari.

Selanjutnya Pemprov Kalimantan Selatan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mempersiapkan proses lelang lanjutan pembangunan melalui skema kontrak tahun jamak mulai 2026 hingga 2028.

“Proses lelang lanjutan sudah diklarifikasi jaminan pelaksanaan dan masih berproses di Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setdaprov Kalsel," papar Kepala Dinas PUPR Kalsel M Yasin Toyib, melalui Kabid Bina Marga Robby Cahyadi, Kamis (26/02/2026).

"Mudah-mudahan awal Maret 2026 atau setelah Hari Raya Idulfitri, sudah bisa berkontrak untuk paket multiyears tiga tahun,” tambahnya.

Paket multiyears tersebut mencakup pekerjaan jembatan pendekat dari sisi Tanah Bumbu dan Kotabaru. Untuk mendukung kelanjutan proyek ini, Pemrov Kalsel mengalokasikan anggaran sebesar Rp750 miliar dalam tahun anggaran 2026.

Sementara total nilai paket multiyears yang dikelola Pemprov Kalsel selama tiga tahun diperkirakan mencapai sekitar Rp2,25 triliun.

Diketahui realisasi Jembatan Pulau Laut merupakan salah satu janji kampanye Gubernur H Muhidin dan Wakil Gubernur H Hasnuryadi Sulaiman.

Di sisi lain, Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJS) Kalsel juga telah mengontrak pekerjaan bentang tengah jembatan dengan nilai sekitar Rp3 triliun.

"Dengan kegiatan multiyears dan dukungan dari Kementerian Pekerjaan Umum untuk bentang tengah, diharapkan pembangunan Jembatan Pulau Laut bisa selesai 2028 nanti,” tutup Robby.

Jembatan Pulau Laut memiliki total panjang lebih dari 1.000 meter yang terdiri dari bentang utama sepanjang sekitar 500 meter dengan struktur jembatan cable stayed, serta bentang pendekat sepanjang lebih dari 500 meter. 

Struktur utama dilengkapi dua pylon setinggi kurang lebih 100 meter, serta menggunakan beton mutu tinggi. Proyek ini juga menerapkan Building Information Modeling (BIM) guna meningkatkan efisiensi perencanaan dan pengendalian konstruksi .