Termasuk Wakapolres dan Kabag Ops, Enam Perwira Polres Banjar Berganti
Polres Banjar melakukan penyegaran struktur organisasi dengan merotasi enam perwira. Termasuk di antaranya Wakapolres dan Kabag Ops.
KABARKALSEL.COM, MARTAPURA - Polres Banjar melakukan penyegaran struktur organisasi dengan merotasi enam perwira. Termasuk di antaranya Wakapolres dan Kabag Ops.
Prosesi serah terima jabatan sekaligus pengambilan sumpah janji pejabat baru dipimpin langsung Kapolres AKBP Fadli, Sabtu (05/09/2026) pagi.
Enam jabatan yang mengalami pergantian meliputi Wakapolres, Kabag Ops, Kabag Log, Kasat Samapta, Kapolsek Simpang Empat, dan Kapolsek Kertak Hanyar.
Dalam rotasi tersebut, Kompol Aunur Rozaq menggantikan Kompol Faisal Amri Nasution sebagai Wakapolres Banjar. Rozaq sebelumnya menduduki jabatan serupa di Polres Tapin.
Adapun Kabag Ops dijabat Kompol Suroto yang menggantikan Kompol Matnur. Suroto sendiri datang dengan jabatan serupa di Polres Barito Kuala (Batola).
Mengikuti jejak Suroto, perwira lain yang sebelumnya bertugas di Polres Batola dan sekarang ditempatkan di wilayah hukum Polres Banjar adalah AKP Andre Primaraharja Wirahmawan.
Andre yang sebelumnya menjabat Kasat Lantas Polres Batola sejak 13 Oktober 2025, mendapat tugas baru sebagai Kapolsek Simpang Empat menggantikan AKP Dede Suprianto yang berpindah tugas sebagai Kasat Resnarkoba Polres Banjarbaru.
Ini bukan pengalaman baru Andre di wilayah hukum Polres Banjar. Sebelum menjadi Kasat Lantas Polres Batola, Andre menjadi Kapolsek Kertak Hanyar.
“Tentunya serah terima jabatan bukan hanya sekadar pergantian pejabat, tetapi juga sebagai bentuk penyegaran dan kepercayaan pimpinan untuk mengemban tugas yang lebih besar," ungkap Fadli.
"Kami berterima kasih kepada pejabat lama atas dedikasi dan pengabdian yang dilakukan. Sementara kepada pejabat baru, diharapkan segera beradaptasi, konsolidasi internal, pemetaan persoalan di wilayah masing-masing, dan penguatan koordinasi dengan berbagai pihak," imbuhnya.
Di sisi lain, Fadli juga segera meninggalkan Polres Banjar setelah sekitar 19 bulan menjabat. Jebolan Akademi Kepolisian (Akpol) 2005 ini mendapatkan jabatan baru sebagai Wakil Direktur Krimsus Polda Sulawesi Tenggara.
Selama memimpin Polres Banjar, sekitar 10 kasus besar berhasil ditangani, terutama perkara pembunuhan dan perampokan.
Sementara sebelum hijrah ke Polda Sultra, Fadli berhasil mengungkap kasus korupsi di Dinas PUPR Tanah Bumbu semasa menjabat Kasubdit 3 Tipidkor Ditreskrimsus Polda Kalimantan Selatan.
Penyandang gelar doktor administrasi publik di Universitas Hasanuddin itu juga andil besar atas pengungkapan kasus korupsi di Balangan yang merugikan negara sebesar Rp7,5 miliar.

