25 Desa Gelar Pilkades Serentak, DPRD Batola Apresiasi Antusiasme Masyarakat
Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak dan Pengganti Antar Waktu (PAW) 2026 mendapat perhatian langsung dari DPRD Barito Kuala (Batola).
KABARKALSEL.COM, MARABAHAN - Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak dan Pengganti Antar Waktu (PAW) 2026 mendapat perhatian langsung dari DPRD Barito Kuala (Batola).
Pilkades Serentak 2026 berlangsung di 25 desa yang tersebar di 12 kecamatan. Sementara Pilkades PAW berlangsung di 12 desa di 8 kecamatan.
Ketua DPRD Batola, Ayu Dyan Liliana Sari Wiryono, bersama anggota Komisi III, Halimah dan Akhmad Bani, tampak memantau ke sejumlah desa untuk melihat langsung proses pemungutan suara, Minggu (07/06/2025).
Kehadiran mereka ini bertujuan memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan, mulai dari proses pemungutan hingga penghitungan suara. Juga mengkalkulasi tingkat partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilih.
Warga sendiri cukup antusias datang untuk menentukan pemimpin desa. Dari sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang disinggahi, hampir tidak terlihat kekosongan.
Berita Terkait:
Pilkades Serentak Batola Berjalan Lancar, Honor Panitia Pemilihan Belum Cair
Pilkades Serentak di Ambang Pelaksanaan, Polres Batola Menyiagakan Ratusan Personel
“Pilkades merupakan momentum penting masyarakat desa dalam menentukan sosok yang hingga delapan tahun mendatang," ungkap Halimah
"Makanya seluruh tahapan harus berjalan dengan baik, sehingga hasil pemilihan benar-benar mencerminkan pilihan masyarakat,” imbuh legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.
Sementara Akhmad Bani mengapresiasi kerja panitia penyelenggara dan aparat keamanan, karena telah mengawal tahapan pemilihan di berbagai desa.
"Tingkat partisipasi masyarakat yang cukup tinggi menjadi salah satu indikator kesuksesan penyelenggaraan Pilkades Serentak 2026," papar Bani.
"Namun kami juga mengingatkan seluruh pihak, baik calon kepala desa maupun pendukung, selalu menjaga situasi tetap kondusif dan menghormati hasil pemungutan suara. Tentunya setelah pemilihan selesai, semua pihak dapat kembali bersama-sama membangun desa," imbuhnya.

