Kantor Kelurahan Nyaris Roboh, Warga Berangas Mengadu Kepada Ketua DPRD Batola
Tak tega melihat kondisi Kantor Kelurahan Berangas di Kecamatan Alalak yang kian memprihatikan, perwakilan RT dan RW setempat mengadu kepada Ketua DPRD Barito Kuala (Batola) Ayu Dyan Liliana Sari Wiryono, Senin (30/03/2026).
KABARKALSEL.COM, MARABAHAN - Tak tega melihat kondisi Kantor Kelurahan Berangas di Kecamatan Alalak yang kian memprihatikan, perwakilan RT dan RW setempat mengadu kepada Ketua DPRD Barito Kuala (Batola) Ayu Dyan Liliana Sari Wiryono, Senin (30/03/2026).
Setidaknya dalam dua tahun terakhir, kondisi kantor kelurahan semakin tidak layak pakai. Tidak hanya bangunan, fasilitas penunjang juga tidak lagi memadai.
Mulai dari lantai yang sudah miring dan toilet tidak layak pakai lantaran dimakan usia. Atap dari sirap pun sudah bocor, sehingga merusak sebagian besar plafon.
Berdasarkan informasi dihimpun, Kelurahan Berangas sudah dua kali mengajukan proposal dalam rentang 2024 hingga 2025. Namun dua kali pula proposal ini dimentahkan di tingkat kabupaten.
Sedianya proposal yang terakhir diajukan sempat disetujui otoritas terkait. Namun di awal 2026, Pemkab Batola membatalkan persetujuan dan mengalihkan penganggaran ke sektor lain.
Kondisi Kantor Kelurahan Berangas yang semakin memburuk dimakan usia, karena belum pernah tersentuh perbaikan dalam beberapa dekade terakhir. Foto: Istimewa
Akhirnya Kelurahan Berangas menjalin komunikasi dengan salah satu yayasan untuk menyewa salah kantor yang tidak terpakai, sembari menunggu respons Pemkab Batola.
"Kondisi bangunan rusak parah dan ruang kerja sudah tidak layak untuk pelayanan masyarakat. Bahkan bangunan tersebut tinggal menunggu roboh,” cetus Saberansyah yang mewakili RT dan RW Kelurahan Berangas kepada Ayu.
“Kami berharap melalui Ketua DPRD Batola, anggaran tersebut bisa masuk APBD Perubahan 2026, sehingga pembangunan kantor kelurahan dapat segera direalisasikan,” tambahnya.
Menanggapi aspirasi tersebut, Ayu menegaskan komitmen DPRD Batola untuk mengawal kebutuhan warga.
“Kami siap mengawal harapan warga Kelurahan Berangas. Kalau melihat kondisi sekarang, kantor memang sudah layak menjadi prioritas pembangunan,” tegas Ayu.
“Sebenarnya kami telah berkoordinasi dengan Bupati dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Batola agar persoalan tersebut segera ditindaklanjuti. Mungkin dengan rehabilitasi maupun pembangunan kantor baru,” tutupnya.