Kemenag Kalsel Rotasi Lima Pimpinan Kabupaten, Langsung Fokus Masjid Ramah Pemudik

Bertepatan momentum Ramadhan 1447 Hijriah, Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Kalimantan Selatan melakukan penyegaran organisasi dengan melantik sejumlah pimpinan baru di lingkungan kabupaten/kota.

Maret 16, 2026 - 16:12
Maret 17, 2026 - 02:12
Kemenag Kalsel Rotasi Lima Pimpinan Kabupaten, Langsung Fokus Masjid Ramah Pemudik
Kepala Kanwil Kemenag Kalsel, H Muhammad Tambrin, melantik dan mengambil sumpah sejumlah pimpinan baru di lingkungan kabupaten/kota. Foto: Kemenag Kalsel

KABARKALSEL.COM, BANJARMASIN - Bertepatan momentum Ramadhan 1447 Hijriah, Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Kalimantan Selatan melakukan penyegaran organisasi dengan melantik sejumlah pimpinan baru di lingkungan kabupaten/kota. 

Pelantikan dilakukan langsung Kepala Kanwil Kemenag Kalsel, H Muhammad Tambrin, di Aula Harmoni Kanwil 2 Kemenag Kalsel, Senin (16/03/2026).

Pejabat yang dilantik adalah Hj Nahdiyatul Husna sebagai Kepala Kemenag Balangan, HM Rusdi Hilmi menjadi Kepala Kemenag Hulu Sungai Utara, dan H Anwar Hadimi sebagai Kepala Kemenag Hulu Sungai Tengah.

Kemudian Bukhari Muslim dilantik sebagai Kepala Kemenag Barito Kuala, dan Khairun Noor selaku Kepala Kemenag Tanah Bumbu.

Tambrin juga melantik Abdurrahman menjadi Kabid Pendidikan Madrasah (Penmad) Kanwil Kemenag Kalsel, dan H Muhammad Pran Limhar sebagai Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kemenag Kotabaru.

"Pelantikan merupakan bagian dari upaya penyegaran dan penguatan organisasi agar berbagai program Kemenag dapat berjalan lebih optimal di daerah," ungkap Tambrin dikutip dari siniar Kemenag Kalsel.

"Kami berharap para pejabat yang baru dilantik segera membangun koordinasi dengan pemerintah daerah di wilayah masing-masing. Dengan begitu perubahan organisasi segera diketahui dan menjadi bagian dari kebersamaan dalam menjalankan tugas,” sambungnya.

Selain dengan pemerintah daerah, pejabat baru juga diingatkan untuk menjalin silaturahmi dengan para ulama dan tokoh masyarakat, sehingga keberadaan Kemenag dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, seluruh pimpinan di kabupaten/kota diinstruksikan agar memastikan program Masjid Ramah Pemudik berjalan dengan baik di daerah masing-masing.

Adapun program tersebut bertujuan menyediakan fasilitas kepada para pemudik yang membutuhkan tempat beristirahat, beribadah, maupun mendapatkan layanan dasar selama perjalanan mudik.

“Seluruh data terkait Masjid Ramah Pemudik harus segera dikuasai. Kemudian segera berkoordinasi dengan kepala Kantor Urusan Agama (KUA), penghulu, dan penyuluh agama di wilayah masing-masing untuk menyukseskan program tersebut," tutup Tambrin.