Kronologi Penemuan Mayat Lansia di HST, Keluarga Tolak Autopsi

Warga sekitar Kolam Regulasi Barabai, Desa Aluan Besar RT 02 RW 01, Kecamatan Batu Benawa, Hulu Sungai Tengah (HST), digegerkan penemuan sesosok mayat pria lanjut usia, Senin (06/04/2026).

Apr 7, 2026 - 12:56
Apr 7, 2026 - 12:56
Kronologi Penemuan Mayat Lansia di HST, Keluarga Tolak Autopsi
Mayat Baderun yang ditemukan mengapung di Kolam Regulasi Barabai, Desa Aluan Besar RT 02 RW 01, Kecamatan Batu Benawa, HST, Senin (06/04/2026). Foto: Antara

KABARKALSEL.COM, BARABAI - Warga sekitar Kolam Regulasi Barabai, Desa Aluan Besar RT 02 RW 01, Kecamatan Batu Benawa, Hulu Sungai Tengah (HST), digegerkan penemuan sesosok mayat pria lanjut usia, Senin (06/04/2026).

Korban diketahui bernama Baderun. Pria berusia 84 tahun ini berdomisili di Jalan Surapati, Kelurahan Barabai Timur, Kecamatan Barabai.

Penemuan tersebut pertama kali dilaporkan warga yang melihat tubuh korban mengapung di kolam regulasi. Selanjutnya laporan langsung ditindaklanjuti oleh aparat gabungan.

Personel Polres HST bersama Polsek Batu Benawa, Babinsa, BPBD Damkar HST, Satpol PP, dan relawan segera menuju lokasi untuk melakukan evakuasi sekaligus mengamankan area.

Setelah berhasil dievakuasi, jasad korban dibawa ke RSUD H Damanhuri Barabai untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut sekitar pukul 19.07 Wita.

"Setelah pemeriksaan awal, keluarga korban memutuskan menerima kejadian tersebut dan menolak dilakukan autopsi," ungkap Kapolres HST melalui Kasubsi Pengelolaan Informasi Dokumentasi dan Multimedia (PIDM) Aiptu M Husaini dikutip dari Antara, Selasa (07/04/2026).

Jenazah kemudian dibawa ke rumah anak korban di Desa Banua Budi, Kecamatan Barabai, untuk selanjutnya dikebumikan.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban," tegas Husaini.

Mengingat lokasi penemuan merupakan area perairan yang cukup dalam, Polres HST memberikan imbauan khusus kepada warga Bumi Murakata.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati ketika beraktivitas di sekitar perairan guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang,” tutup Husaini.