Sebelum Bulan Puasa, Dua Putar Balik Tambahan di Handil Bakti Batola Segera Dicoba

Penambahan putar balik (u-turn) di median Jalan Trans Kalimantan, Kelurahan Handil Bakti, Kecamatan Alalak, Barito Kuala (Batola), akhirnya disepakati stakeholder terkait.

Feb 5, 2026 - 20:08
Feb 5, 2026 - 20:17
Sebelum Bulan Puasa, Dua Putar Balik Tambahan di Handil Bakti Batola Segera Dicoba
Suasana rapat dengar pendapat DPRD Kalsel yang dipimipin H Supian HK, terkait persoalan putar balik di Jalan Trans Kalimantan, Kelurahan Handil Bakti, Kamis (05/02/2026) siang. Foto: Antara

KABARKALSEL.COM, BANJARMASIN - Penambahan putar balik (u-turn) di median Jalan Trans Kalimantan, Kelurahan Handil Bakti, Kecamatan Alalak, Barito Kuala (Batola), akhirnya disepakati stakeholder terkait.

Kesepakatan diambil dalam rapat dengar pendapat Komisi III DPRD Kalsel bersama sejumlah stakeholder dan perwakilan masyarakat, Kamis (05/02/2026).

Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK, langsung memimpin rapat didampingi Mustaqimah selaku Ketua Komisi III di Ruang Rapat Ismail Abdullah, Lantai 4 Gedung B DPRD Kalsel. 

Dalam pertemuan tersebut, disepakati langkah uji coba dengan membuka dua putar balik untuk mengakomodasi aspirasi masyarakat setempat yang mengeluhkan jarak antarputar balik.

Tidak hanya dikeluhkan, banyak pengguna kendaraan roda dua yang nekat melawan arus, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

“Akan dicoba pembukaan dua putar balik baru. Pembukaan median dilaksanakan dalam waktu satu minggu atau paling lambat dua minggu," ungkap Supian.

Selanjutnya pelaksanaan uji coba penambahan putar balik akan dipantau intensif. Apabila terjadi peningkatan angka kecelakaan lalu lintas dalam satu hingga tiga bulan kemudian, kebijakan ini akan dievaluasi dan putar balik tambahan dapat ditutup kembali.

“Sementara untuk jangka panjang, akan dibangun jembatan penyeberangan setelah dilakukan penataan. Ini untuk memudahkan anak-anak sekolah dan orang tua yang mengantar," beber Supian.

Berita Terkait:

Putar Balik di Handil Bakti Terlalu Jauh, DPRD Kalsel Turun Tangan

Alasan Keselamatan dan Ketertiban, Putar Balik di Depan Samsat Handil Bakti Batola Ditutup

Sebelum diambil kesepakatan, Dinas Perhubungan (Dishub) dan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kalsel sepakat bahwa penataan putar balik di Handil Bakti telah berdampak positif terhadap keselamatan lalu lintas. 

Bahkan terjadi penurunan angka kecelakaan hingga 25 persen sejak jarak putar balik diperpanjang. Sebelum dilakukan penambahan, hanya terdapat 4 putar balik yang dibuat Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Kalsel.

Selain menurunkan angka kecelakaan lalu lintas, pengaturan jarak putar balik tersebut diklaim telah sesuai dengan ketentuan jalan nasional.

Namun sejumlah perwakilan warga yang didukung sebagian anggota Komisi III DPRD Kalsel, tetap bersikukuh meminta penambahan putar balik demi kemudahan mobilitas masyarakat.

Ditlantas Polda Kalsel juga sempat mempertanyakan pihak yang bertanggung jawab, seandainya penambahan putar balik justru memicu kecelakaan lalu lintas.
 
Pernyataan tersebut ditanggapi HM Rosehan Noor Bachri. Anggota Komisi III ini menegaskan semua pihak yang memutuskan akan bertanggung jawab.

“Semua yang mengambil kesepakatan dalam rapat dengar pendapat ini bertanggung jawab,” tegas Rosehan yang juga Wakil Gubernur Kalsel periode 2005-2010 ini.