ULM Kantongi Izin Program Profesi Psikolog, Angkatan Pertama Dibuka 2026/2027
Universitas Lambung Mangkurat (ULM) resmi mengantongi izin pembukaan Program Studi Pendidikan Profesi Psikolog Program Profesi.
KABARKALSEL.COM, BANJARMASIN - Universitas Lambung Mangkurat (ULM) resmi mengantongi izin pembukaan Program Studi Pendidikan Profesi Psikolog Program Profesi.
Izin dikeluarkan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Nomor 924/B/O/2026 tertanggal 24 Agustus 2026.
Sebelumnya Rektor ULM telah membuat surat permohonan Nomor 181/UN8/DT.03.03/2026 tertanggal 3 Maret 2026 yang juga didukung rekomendasi Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah XI.
Dalam keputusan tersebut, Program Studi Pendidikan Profesi Psikolog Program Profesi ULM dinyatakan memenuhi persyaratan minimum akreditasi.
"Tentu kehadiran Pendidikan Profesi Psikolog–Program Profesim Psikologi memudahkan putra-putri di Kalimantan Selatan," papar Rektor Prof Ahmad Alim Bachri dikutip dari Antara, Jumat (18/09/2026).
"Juga memperluas akses pendidikan profesi psikologi berkualitas, sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan tenaga psikolog profesional di tingkat regional maupun nasional," imbuhnya.
Direncanakan Program Profesi Psikolog menerima mahasiswa angkatan pertama di semester genap tahun akademik 2026/2027.
Mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikan Sarjana Psikologi (SPsi), dapat melanjutkan studi ke Program Profesi Psikolog dan berhak menyandang gelar Psikolog setelah lulus.
"Adapun masa studi Program Profesi Psikolog ini ditempuh selama 3 semester atau 1,5 tahun," tambah Silvia Kristanti selaku Ketua Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) ULM.
Program Studi Psikologi ULM menyediakan jenjang pendidikan sarjana (S1), profesi, dan magister (S2) yang dapat dipilih sesuai kebutuhan maupun preferensi mahasiswa.
"Kalau ingin memprioritaskan diri sebagai praktisi, Program Profesi Psikolog dapat menjadi pilihan. Namun kalau memiliki preferensi ke arah ilmuwan psikologi, Program Magister Psikologi yang lebih tepat,” jelas Silvia.

