Job Fair Kalsel 2026 Hadir Lebih Inklusif, Penyandang Disabilitas Dapat Kesempatan Kerja

Selain momen berburu pekerjaan untuk ribuan pencari kerja, Job Fair 2026 yang diselenggarakan Pemprov Kalimantan Selatan juga menghadirkan bursa kerja inklusif.

Aug 4, 2026 - 17:25
Aug 7, 2026 - 17:26
Job Fair Kalsel 2026 Hadir Lebih Inklusif, Penyandang Disabilitas Dapat Kesempatan Kerja
Sekdaprov Kalsel, H Muhammad Syarifuddin, mengunjungi sejumlah stand Job Fair 2026 di Gedung Sultan Suriansyah Banjarmasin. Foto: Media Center Kalsel

KABARKALSEL.COM, BANJARMASIN – Selain momen berburu pekerjaan untuk ribuan pencari kerja, Job Fair 2026 yang diselenggarakan Pemprov Kalimantan Selatan juga menghadirkan bursa kerja inklusif.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyediaan 10 lowongan kerja khusus penyandang disabilitas dari total 1.945 lowongan yang ditawarkan dalam Job Fair 2026 di Gedung Sultan Suriansyah Banjarmasin, Selasa hingga Kamis (4–6/08/2026).

Tersedia pula 350 lowongan kerja luar negeri yang difasilitasi Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kalsel.

"Job Fair 2026 merupakan momentum yang baik untuk masyarakat. Silakan dimanfaatkan untuk mendapatkan pekerjaan, karena sudah disiapkan hampir 2.000 lowongan," papar Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kalsel H Muhammad Syarifuddin dalam opening ceremony.

"Bahkan disiapkan juga untuk penyandang disabilitas, sehingga semua masyarakat memiliki kesempatan untuk bekerja," sambungnya.

Pelaksanaan Job Fair 2026 menjadi salah satu strategi pemerintah daerah untuk memperluas kesempatan kerja, sekaligus menekan angka pengangguran di Kalsel.

Berdasarkan data Februari 2026, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kalsel sebesar 3,80 persen atau turun dibandingkan periode sebelumnya yang mencapai 3,94 persen.

Sementara Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kalsel, Irfan Sayuti, menjelaskan sebanyak 46 perusahaan ikut berpartisipasi dalam Job Fair 2026

Perusahaan yang membuka rekrutmen berasal dari berbagai sektor. Mulai dari manufaktur, perhotelan, perkebunan, pertambangan, otomotif, jasa kesehatan, pembiayaan, telekomunikasi hingga industri jasa lain.

"Job Fair menjadi jembatan yang mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan secara langsung, sehingga proses rekrutmen lebih cepat dan efektif," beber Irfan.

"Diharapkan masyarakat memperoleh pekerjaan sesuai kompetensi, dan perusahaan mendapatkan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan," imbuhnya.

Job Fair Kalsel 2026 juga menghadirkan layanan pendukung. Pengunjung dapat mengikuti wawancara kerja langsung dan memperoleh konseling karier.

Kemudian mendapatkan informasi ketenagakerjaan, mengenal program pelatihan dari Balai Latihan Kerja (BLK), hingga mengakses informasi pendidikan vokasi dan stan kuliner.

"Seluruh informasi lowongan kerja juga dapat diakses secara daring melalui platform siapkerja.id, sehingga masyarakat yang tidak sempat hadir tetap bisa melihat peluang kerja tersedia," beber Irfan.