Pasar Terapung Kalsel Resmi Hadir di TMII, Dorong Wisata dan Ekonomi Kreatif

Dermaga Pasar Terapung Kalimantan Selatan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) resmi beroperasi, Sabtu (11/04/2026)

Apr 11, 2026 - 17:47
Apr 28, 2026 - 12:48
Pasar Terapung Kalsel Resmi Hadir di TMII, Dorong Wisata dan Ekonomi Kreatif
Gubernur H Muhidin bersama Ketua TP PKK Hj Fathul Jannah melalukan simulasi transaksi di Pasar Apung TMII. Foto: Biro Adpim Kalsel

KABARKALSEL.COM, JAKARTA - Dermaga Pasar Terapung Kalimantan Selatan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) resmi beroperasi, Sabtu (11/04/2026)

Peresmian dilakukan Gubernur H Muhidin yang didampingi Ketua TP PKK Hj Fathul Jannah, Forkopimda Kalsel, termasuk Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan Restu Gunawan.

Peresmian Dermaga Pasar Terapung tersebut menjadi langkah strategis Pemprov Kalsel dalam melestarikan warisan budaya, sekaligus memperkenalkan kekayaan pariwisata ke tingkat nasional.

Adapun pembangunan dermaga didukung melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dari Bank Kalsel sebagai bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan perbankan dalam mendorong pembangunan budaya dan pariwisata.

“Melalui dermaga ini, masyarakat dari berbagai daerah dapat mengenal lebih dekat kekayaan budaya sungai Kalsel, sekaligus memperkuat posisi Kalsel sebagai simpul penting warisan budaya sungai," ungkap Muhidin.

"Kedepan para kepala dinas, bupati, maupun wali kota dapat mengisi kegiatan di Dermaga Pasar Terapung. Kalau bisa setiap minggu atau minimal tiga kali dalam seminggu diadakan pertunjukan seni dari daerah masing-masing,” imbuhnya.

Restu Gunawan yang mewakili Menteri Kebudayaan menilai inisiatif Kalsel sebagai contoh nyata pengembangan dan pemanfaatan budaya daerah.

“Kalsel menjadi contoh nyata tentang cara pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” beber Restu.

“Kami berharap kedepan lebih banyak lagi warisan budaya tak benda dari Kalsel yang dapat diusulkan ke UNESCO,” sambungnya.

Momen peresmian disemarakkan berbagai rangkaian kegiatan budaya, seperti pertunjukan seni tradisional, simulasi pasar terapung, pameran UMKM, kuliner khas, fashion show wastra banua, hingga pemutaran silent cinema.

Sementara suasana khas sungai di Kalsel direpresentasikan 20 jukung tradisional yang dioperasikan para acil atau pedagang. Pengunjung juga disuguhkan berbagai buah khas daerah, seperti langsat, limau madang, dan mentega.