Respons Cepat Polres Batola Cegah Kecelakaan Akibat Jalan Rusak di Puntik Luar

Komitmen mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas kembali ditunjukkan Satlantas Polres Barito Kuala (Batola), ketika menangani jalan berlubang yang membahayakan pengguna jalan.

Feb 28, 2026 - 22:38
Feb 28, 2026 - 22:39
Respons Cepat Polres Batola Cegah Kecelakaan Akibat Jalan Rusak di Puntik Luar
Pengaspalan lubang di Jalan Brigjen H Hasan Basri Kilometer 13, Desa Puntik Luar, Kecamatan Mandastana, Sabtu (28/02/2026) siang. Foto: Humas Polres Batola

KABARKALSEL.COM, MARABAHAN - Komitmen mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas kembali ditunjukkan Satlantas Polres Barito Kuala (Batola), ketika menangani jalan berlubang yang membahayakan pengguna jalan.

Aksi dilakukan di Jalan Brigjen H Hasan Basri Kilometer 13, Desa Puntik Luar, Kecamatan Mandastana, Sabtu (28/02/2026) siang. Ini merupakan poros vital yang menghubungkan Tapin, Batola dan Banjarmasin.

"Langkah cepat tersebut berawal dari aspirasi masyarakat yang resah dengan kondisi jalan berlubang dan kerap tergenang air ketika hujan," ungkap Kapolres Batola AKBP Anib Bastian, melalui Kasatlantas AKP Andre Primaraharja Wirahmawan.

“Lubang di jalan tersebut sulit terlihat ketika hujan, sehingga berpotensi menyebabkan pengendara motor terjatuh. Ini menyangkut keselamatan jiwa, sehingga harus segera ditangani,” sambungnya.

Menindaklanjuti laporan masyarakat, Satlantas Polres Batola menerjunkan personel ke lokasi untuk melakukan survei dan pengamanan awal. 

Kemudian dipasang water barrier sebagai penanda area berbahaya guna mencegah kecelakaan lalu lintas, sebelum perbaikan permanen dilakukan.

Berita Terkait:

Satlantas Polres Batola Kembali Uruk Bahu Jalan Berbahaya di Cerbon

Menjelang Buka Puasa, Satlantas Polres Batola Turun ke Jalan Berbagi Takjil

Selanjutnya mereka berkoordinasi dengan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Selatan sebagai pemegang kewenangan. Sinergi lintas instansi ini membuahkan hasil cepat.

“Tidak sampai 24 jam, BPJN langsung menurunkan petugas. Selanjutnya bersama Unit Kamsel Satlantas Polres Batola, mereka turun ke lapangan untuk melakukan pengaspalan,” jelas Andre.

“Dari satu lubang di jalan yang dibiarkan, bisa berujung kehilangan nyawa. Makanya kami berkomitmen merespons setiap aspirasi warga yang berkaitan dengan keselamatan berlalu lintas,” tegasnya.

Upaya perbaikan tersebut mendapat apresiasi luas dari masyarakat. Sejumlah pengguna jalan merasa lebih aman dan nyaman ketika melintas.

"Kami juga mengapresiasi masyarakat yang peduli menyampaikan aspirasi, serta kepada BPJN karena telah bergerak sigap. Selanjutnya kami berharap masyarakat lebih mengutamakan keselamatan daripada kecepatan," tutup Andre.