Setelah 18 Hari Dirawat, Korban Speedboat Terbakar di Batola Meninggal Dunia
Setelah mendapatkan perawatan intensif, salah seorang karyawan Dinas Perhubungan Barito Kuala (Batola) yang menjadi korban dalam insiden speedboat terbakar beberapa waktu lalu, akhirnya meninggal dunia.
KABARKALSEL.COM, MARABAHAN - Setelah mendapatkan perawatan intensif, salah seorang karyawan Dinas Perhubungan Barito Kuala (Batola) yang menjadi korban dalam insiden speedboat terbakar beberapa waktu lalu, akhirnya meninggal dunia.
Korban bernama Muhammad Fajrinnor (31) menghembuskan napas terakhir, Kamis (10/09/2026) sekitar pukul 20.00 Wita di RSUD H Moch Ansari Saleh Banjarmasin.
"Baru saja meninggal dunia," ungkap Kepala Dinas Perhubungan Batola, H Jaya Hidayatullah, ketika dikonfirmasi.
Setelah dilakukan pemulasaran, jenazah disalatkan di Masjid Al Jihad Banjarmasin. Selanjutnya jenazah dimakamkan di Kompleks Kubah Datu Abdusshamad di Marabahan, Jumat (11/09/2026) pagi.
Fajrinnor merupakan salah satu dari korban insiden kebakaran 2 unit speedboat Dinas Perhubungan Batola yang terbakar di dermaga, Minggu (23/08/2026) malam lalu.
Berita Terkait: Speedboat Dishub Batola Terbakar di Dermaga, 2 Pegawai Luka Bakar
Berdasarkan informasi dihimpun, api diduga berasal dari korsleting listrik dan dengan cepat menghanguskan kedua speed boat.
Awalnya mereka sedang mengeluarkan air dari speedboat menggunakan mesin penyedot. Kemudian terpercik api dari aki yang memicu api.
Selain Muhammad Fajrinnor, kejadian tersebut juga menyebabkan Muhammad Nugraha mengalami luka bakar. Sedangkan seorang pegawai lain bernama Muhammad Halil mendapatkan cedera ringan.
Seluruh korban luka langsung dilarikan ke RSUD H Abdul Aziz Marabahan untuk mendapatkan perawatan. Sementara almarhum yang akan menikah dalam beberapa bulan kedepan, selanjutnya dirujuk ke RSUD H Moch Ansari Saleh Banjarmasin.

