Speedboat Dishub Batola Terbakar di Dermaga, 2 Pegawai Luka Bakar

Sebanyak 2 unit speedboat milik Dinas Perhubungan (Dishub) Barito Kuala (Batola) terbakar di dermaga, Minggu (23/08/2026) malam.

Aug 23, 2026 - 20:41
Aug 23, 2026 - 23:57
Speedboat Dishub Batola Terbakar di Dermaga, 2 Pegawai Luka Bakar
Personel Damkar Batola memeriksa kondisi salah satu speed boat yang terbakar di Dermaga Pemkab Batola, Minggu (23/06/2026) malam. Foto: UPT Damkar Batola

KABARKALSEL.COM, MARABAHAN - Sebanyak 2 unit speedboat milik Dinas Perhubungan (Dishub) Barito Kuala (Batola) terbakar di dermaga, Minggu (23/08/2026) malam.

Insiden di dermaga yang terletak di Jalan Pangeran Antasari, Kecamatan Marabahan, atau tepat di depan Kantor Pemkab Batola itu dilaporkan terjadi sekitar pukul 19.55 Wita. 

Berdasarkan informasi dihimpun, api diduga berasal dari korsleting listrik dan dengan cepat menghanguskan kedua speed boat yang bersandar di dermaga.

Awalnya mereka sedang mengeluarkan air dari speedboat menggunakan mesin penyedot. Kemudian terpercik api dari aki yang memicu api.

Tidak lama berselang, armada dan personel Damkar Batola bersama sejumlah relawan langsung melakukan penanganan. Proses pemadaman tidak banyak terkendala, karena menggunakan sumber air dari mobil tangki.

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan dengan penyisiran untuk memastikan tidak terdapat titik api yang masih berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.

Peristiwa tersebut juga menyebabkan dua orang mengalami luka bakar. Mereka adalah Muhammad Nugraha dan Muhammad Fajrin. Seluruh korban luka langsung dilarikan ke RSUD H Abdul Aziz Marabahan untuk mendapatkan perawatan.

Sementara seorang lain bernama Muhammad Halil dan berada di lokasi kejadian, dilaporkan mengalami luka ringan. 

"Kedua speedboat yang terbakar masing-masing milik Dinas Perhubungan," papar Kepala UPT Damkar Batola, Yusma Hermadi, kepada kabarkalsel.com.

"Seluruh korban sudah ditangani di RSUD H Abdul Aziz Marabahan. Sementara total kerugian masih dalam proses pendataan," tambahnya.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan Batola, H Jaya Hidayatullah, menjelaskan penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.

"Adapun ketiga korban merupakan karyawan Dinas Perhubungan Batola. Seorang di antaranya mengalami luka bakar parah," ungkap Jaya ketika dihubungi terpisah.