Kementerian PU Biayai Bentang Tengah Jembatan Pulau Laut, Rp3 Triliun Siap Dikucurkan

Keberlanjutan pembangunan Jembatan Pulau Laut di Kalimantan Selatan kian jelas, karena Kementerian Pekerjaan Umum (PU) juga akan campur tangan.

Sep 26, 2025 - 19:22
Sep 26, 2025 - 19:30
Kementerian PU Biayai Bentang Tengah Jembatan Pulau Laut, Rp3 Triliun Siap Dikucurkan
Progres pembangunan bentang pendekat Jembatan Pulau Laut yang menggunakan anggaran Pemprov Kalsel, Pemkab Tanah Bumbu dan Pemkab Kotabaru. Foto: YouTube Setdaprov Kalsel

KABARKALSEL.COM, BANJARBARU - Keberlanjutan pembangunan Jembatan Pulau Laut di Kalimantan Selatan kian jelas, karena Kementerian Pekerjaan Umum (PU) juga akan campur tangan.

Menyusul rekomendasi Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ), Kementerian PU menggelontorkan anggaran sebesar Rp3 triliun untuk pembangunan bentang tengah jembatan.

Diketahui rekomendasi KKJTJ berperan penting dalam pembangunan Jembatan Pulau Laut. Hal ini pula yang membuat pembangunan jembatan sempat mangkrak, meski peletakan batu pertama sudah dilakukan 2017 lalu.

"Bahkan lelang proyek sudah dilakukan Kementerian PU dengan kontrak multiyears dan ditarget rampung 2029," papar Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel, Muhammad Yasin Toyib, Jumat (26/09/2025).

Sementara pekerjaan bentang pendekat jembatan yang menghubungkan Tanah Bumbu dan Kotabaru tersebut sudah mulai dikerjakan.

Dari sisi Tanah Bumbu, pekerjaan digarap PT Pembangunan Perumahan dengan nilai proyek sebesar Rp290 miliar. Sedangkan dari sisi Kotabaru dipercayakan kepada PT Hutama Karya dengan kontrak Rp424,2 miliar.

"Tentunya dukungan dari pemerintah pusat dalam pembangunan bentang tengah membuat proyek bisa lebih cepat selesai. Di sisi lain, kami hanya fokus menyelesaikan bentang pendekat," imbuh Yasin.

Berita Terkait:

Lakukan Monitoring Rutin, Pemprov Kalsel Dorong Percepatan Proyek Jembatan Pulau Laut

Jembatan Selat Pulau Laut Kotabaru Diharapkan Rampung 2026

Adapun pembangunan bentang pendekat dibiayai secara gotong royong oleh Pemprov Kalsel, Pemkab Tanah Bumbu, dan Pemkab Kotabaru.

Khusus melalui APBD 2025, Pemprov Kalsel mengeluarkan anggaran sebesar Rp550 miliar. Sedangkan dua kabupaten masing-masing Rp100 miliar.

Selain bantuan pemerintah pusat, jembatan juga mengalami perubahan rancangan. Panjang keseluruhan mencapai 3,7 kilometer dengan tipe cable stayed beton edge beam (175 meter + 350 meter + 175 meter).

Sedangkan tinggi jembatan yang semula direncakan 40 meter, disesuaikan menjadi 30 meter saja. Sementara lebar tetap 24 meter.

Adapun bentang pendekat menggunakan box hirder masing-masing sepanjang 950 meter di sisi Batulicin dan 1.950 meter di sisi Kotabaru.

Kemudian bentang penghubung berupa pile slab dibangun sepanjang 75 meter di kedua sisi. Sementara jalan pendekat masing-masing 1.500 meter dari Batulicin dan 1.250 meter dari Kotabaru.