Rumah Lansia di Bago Tanggul HSS Terbakar, Diduga Akibat Rembetan Karhutla
Tidak hanya pohon dan rerumputan, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Hulu Sungai Selatan (HSS) melalap sebuah rumah di Desa Bago Tanggul, Kecamatan Kalumpang, Selasa (01/09/2026).
KABARKALSEL.COM, KANDANGAN - Tidak hanya pohon dan rerumputan, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Hulu Sungai Selatan (HSS) melalap sebuah rumah di Desa Bago Tanggul, Kecamatan Kalumpang, Selasa (01/09/2026).
Api mulai membakar rumah kayu tersebut sekitar pukul 13.15 Wita. Sedangkan api diduga berasal dari karhutla di sekitar lokasi kejadian.
Adapun rumah tidak berpenghuni. Berdasarkan informasi dihimpun, sang pemilik yang bernama Jumrah (86) sudah pindah ke Martapura, Banjar, sejak enam tahun lalu.
“Kebakaran diduga akibat rembetan dari karhutla di sekitar rumah," papar Kapolres HSS AKBP Awaludin Syam, melalui Kapolsek Kalumpang AKP Samsi.
"Kebetulan sekeliling rumah banyak ditumbuhi semak belukar kering yang cukup tinggi, sehingga memudahkan api merembet,” tambahnya.
Mengutip data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Selatan, karhutla di HSS tercatat sebanyak 319 kejadian dengan lahan terdampak seluas 2.199,29 hektare.
Luasan lahan terdampak di HSS merupakan terbanyak kedua di Kalsel. Banjar menduduki peringkat teratas dengan lahan terdampak seluas 2.654,61 hektare dari 429 kejadian.
Berikutnya Tanah Laut seluas 2.026,62 hektare dari 351 kejadian, Banjarbaru 1.698,49 hektare dari 422 kejadian, Tapin 1.244,08 hektare dari 181 kejadian, dan Barito Kuala 966,7 hektare dari 162 kejadian.
Disusul Hulu Sungai Utara dengan lahan terdampak 532,05 hektare dari 97 kejadian, Tanah Bumbu 196,6 hektare dari 68 kejadian, dan Balangan 196,51 hektare dari 66 kejadian.
Selanjutnya Hulu Sungai Tengah 156,11 hektare dari 58 kejadian, Tabalong 133,63 hektare dari 28 kejadian, Kotabaru 56,57 hektare dari 46 kejadian, dan Banjarmasin 1,45 hektare dari 15 kejadian.

