Bank Kalsel Moncer, Gubernur Muhidin Digelari Top Pembina BUMD 2026

Pemprov Kalimantan Selatan kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional, setelah Gubernur H Muhidin dianugerahi Top Pembina BUMD 2026 dalam TOP BUMD Awards 2026 yang digelar di Jakarta, Senin (13/04/2026).

Apr 13, 2026 - 23:11
Apr 30, 2026 - 02:11
Bank Kalsel Moncer, Gubernur Muhidin Digelari Top Pembina BUMD 2026
Sekdaprov Muhammad Syarifuddin mewakili Gubernur Kalsel dalam penyerahan penghargaan Top Pembina BUMD 2026 dalam TOP BUMD Awards 2026 yang digelar di Jakarta, Senin (13/04/2026). Foto: Biro Adpim Kalsel

KABARKALSEL.COM, JAKARTA - Pemprov Kalimantan Selatan kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional, setelah Gubernur H Muhidin dianugerahi Top Pembina BUMD 2026 dalam TOP BUMD Awards 2026 yang digelar di Jakarta, Senin (13/04/2026).

Penghargaan tersebut diterima Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Muhammad Syarifuddin yang hadir mewakili Gubernur, didampingi manajemen Bank Kalsel dan sejumlah kepala daerah.

Adapun Top Pembina BUMD diberikan kepada kepala daerah yang dinilai berhasil membina perusahaan daerah, terutama dalam meningkatkan kinerja, tata kelola, dan kontribusi terhadap perekonomian. 

Sementara penilaian mencakup aspek inovasi, pencapaian bisnis, hingga keberlanjutan program. Capaian ini dinilai menjadi bukti nyata peran pemerintah daerah dalam mendorong BUMD agar lebih profesional dan kompetitif. 

Tidak hanya Muhidin, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, juga meraih penghargaan sebagai Top CEO BUMD 2026 yang sekaligus memperkuat posisi Bank Kalsel sebagai salah satu BUMD berkinerja positif.

TOP BUMD Awards sendiri merupakan penghargaan tahunan kepada BUMD dan kepala daerah yang dinilai berhasil mendorong pertumbuhan ekonomi melalui perusahaan daerah.

“Penghargaan tersebut menjadi momentum penting untuk terus meningkatkan kontribusi terhadap pembangunan daerah dan kualitas layanan kepada masyarakat,” ungkap Syarifuddin.

Menariknya penghargaan tersebut juga bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-76 Pemprov Kalsel, sehingga menjadi kado istimewa untuk pemerintah daerah.

"Tentunya setiap keberhasilan tidak boleh membuat lengah. Justru penghargaan harus menjadi pemicu untuk terus berinovasi dan meningkatkan daya saing BUMD," tutup Syarifuddin.