Kolaborasi Pepelingasih, Rumah Zakat, dan Jurnalis Batola Menghijaukan Jejangkit Ecopark

Memperingati Hari Bumi 2026, Pemuda Peduli Lingkungan Asri dan Bersih (Pepelingasih) Barito Kuala (Batola) menggelar aksi penanaman pohon di Jejangkit Ecopark, Minggu (26/04/2026) pagi.

Apr 26, 2026 - 15:11
Apr 27, 2026 - 00:11
Kolaborasi Pepelingasih, Rumah Zakat, dan Jurnalis Batola Menghijaukan Jejangkit Ecopark
Pepelingasih Batola menggelar aksi penanaman pohon di Jejangkit Ecopark bersama Rumah Zakat dan Komunitas Jurnalis Batola, Minggu (26/04/2026) pagi. Foto: Istimewa

KABARKALSEL.COM, MARABAHAN - Memperingati Hari Bumi 2026, Pemuda Peduli Lingkungan Asri dan Bersih (Pepelingasih) Barito Kuala (Batola) menggelar aksi penanaman pohon di Jejangkit Ecopark, Minggu (26/04/2026) pagi.

Kegiatan tersebut berlangsung meriah dengan kolaborasi bersama Rumah Zakat Kalimantan Selatan dan Komunitas Jurnalis Batola. 

"Memperingati Hari Bumi 2026, kami melakukan penanaman pohon sebagai upaya nyata menjaga lingkungan, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penghijauan," ungkap Bawaihi, Ketua Pepelingasih Batola. 

“Dari puluhan bibit pohon yang ditanam, di antaranya durian dan pinang. Adapun bibit pohon merupakan bantuan dari Dinas Lingkungan Hidup Batola,” imbuhnya.

Dari sekian tempat, Pepelingasih Batola memiliki tujuan khusus ketika memilih Jejangkit Ecopark sebagai lokasi kegiatan penanaman pohon.

"Melalui penanaman pohon, kami sekaligus mengajak masyarakat kembali mengunjungi dan menghidupkan destinasi wisata tersebut," beber Bawaihi.

Sementara Sekretaris Desa Jejangkit Muara, Syamsul Bahri, menyampaikan apresiasi kegiatan yang dilakukan Pepelingasih, Rumah Zakat, dan Komunitas Jurnalis Batola di Jejangkit Ecopark.

“Kami berterima kasih karena Jejangkit Ecopark dipilih sebagai lokasi penanaman pohon. Semoga pohon-pohon yang ditanam tumbuh dengan baik dan menghijaukan kembali Jejangkit Ecopark,” sahut Syamsul.

Pepelingasih Batola menggelar aksi penanaman pohon di Jejangkit Ecopark bersama Rumah Zakat dan Komunitas Jurnalis Batola, Minggu (26/04/2026) pagi. Foto: Istimewa

Hal senada diutarakan Mustaqim selaku Koordinator Relawan Rumah Zakat. Selain menanam bersama, Rumah Zakat turut menyediakan pos segar dan memasak bersama di sela kegiatan.

“Mengingat Rumah Zakat berfokus kepada penanganan bencana, kami mengapresiasi inisiatif Pepelingasih Batola yang berusaha meminimalisir banjir melalui penanaman pohon,” jelas Mustaqim.

"Rumah Zakat sebenarnya memiliki program serupa bernama Volunteer Go Green, sehingga beriringan dengan upaya yang dilakukan Pepelingasih Batola," imbuhnya. 

Antusiasme juga datang dari Ibrahim yang mewakili Komunitas Jurnalis Batola. Terlebih banyak bibit pohon di Jejangkit Ecopark mati, setelah berminggu-minggu direndam banjir beberapa waktu lalu. 

“Tentunya penanaman pohon sangat berguna. Selain untuk berteduh, kedepan diharapkan bisa membantu mengurangi banjir, hingga bahkan menghasilkan buah,” paparnya.

Hari Bumi 2026 sendiri mengusung tema global 'Our Power, Our Planet' yang menitikberatkan kepada transisi energi terbarukan, dan aksi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Sementara peringatan Hari Bumi di Indonesia diwarnai berbagai kegiatan seperti bersih-bersih sungai, penanaman mangrove, hingga kampanye hemat energi yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.