Polres Batola Kawal Pembangunan Jembatan Merah Putih Hingga Ikut Gotong Royong
Mendukung kelancaran aktivitas masyarakat dan mobilitas perekonomian, Polres Barito Kuala (Batola) merenovasi jembatan kayu ulin yang berlokasi di Desa Bagagap, Kecamatan Barambai.
KABARKALSEL.COM, MARABAHAN - Mendukung kelancaran aktivitas masyarakat dan mobilitas perekonomian, Polres Barito Kuala (Batola) merenovasi jembatan kayu ulin yang berlokasi di Desa Bagagap, Kecamatan Barambai.
Jembatan di RT 08 tersebut memang sudah kurang layak digunakan, karena mulai dimakan usia. Beberapa lantai jembatan patah dan tanpa pagar, sehingga membahayakan masyarakat yang melintas.
Kemudian sebagai wujud kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat, Polres Batola pun merehabilitasi jembatan sepanjang 16 meter dan lebar 4 meter itu bersama CV Tornado Perdana Konstruksi maupun masyarakat setempat.
Sebagai langkah awal, dibuat jembatan darurat yang juga terbuat dari kayu ulin, Sabtu (25/04/2026). Jembatan sepanjang 16 meter dan lebar 1,5 meter ini akan menjadi akses alternatif selama jembatan utama dalam proses rehabilitasi.
Langsung dipimpin Kasat Intelkam AKP Saepudin didampingi Kapolsek Barambai Iptu Nyoman Adi Kamar, sejumlah personel Polres Batola bersama warga setempat bergotong royong membangun jembatan alternatif.
Tidak hanya membuat jembatan alternatif, personel gabungan dari Polres Batola dan Polsek Barambai juga membantu pekerjaan fisik jembatan utama yang akan dinamai Jembatan Merah Putih tersebut.
Sembari melakukan pengamanan, mereka bergotong-royong bersama masyarakat memasang lantai dasar jembatan menggunakan material kayu ulin, Selasa (28/04/2026).
Penggunaan kayu ulin sebagai material utama lantai dasar dinilai tepat, mengingat faktor ketahanan terhadap kondisi lingkungan rawa yang khas di Batola.
"Pembangunan Jembatan Merah Putih merupakan wujud kepedulian Polres Batola terhadap kebutuhan mendasar masyarakat, terutama akses transportasi menuju pusat kegiatan ekonomi," papar Kapolres Batola AKBP Anib Bastian, melalui Kasi Humas Iptu Ma'rum.
“Kami optimistis seluruh tahapan konstruksi dapat selesai sesuai target. Begitu rampung dikerjakan, jembatan diharapkan mampu memperlancar arus transportasi dan meningkatkan aktivitas ekonomi warga,” tutupnya.



